Tahukah antum, apa kebiasaan Abuya jika pergi ke Timur Tengah? Mungkin akan ada banyak sekali jawaban untuk pertanyaan ini, namun kali ini Tim Redaksi Multaqo akan menuliskan jawaban langsung dari Dr. al-Habib Lutfi Rachman al-Habsyi ketika diwawancarai di Mabna Abuya Hasan pada Ahad (20/07/2025).
Saat itu ketika Abuya akan pergi ke Timur Tengah, beliau mengumpulkan para santri dan memerintahkan mereka untuk menulis keinginan dan hajat-hajatnya di atas lembaran kertas. Tujuannya adalah agar beliau bisa mendoakan hajat-hajat tersebut saat beliau tiba di sana. “Jadi ente mau apa, tulis di situ nanti Abuya yang doakan,” ujar beliau.
Maka berangkatlah Abuya dengan membawa lembaran-lembaran kertas tersebut yang di dalamnya ada harapan-harapan dan doa-doa para santri. Tatkala beliau melaksanakan umroh, Abuya membacakan satu persatu keinginan para santri dan mendoakan mereka semua di depan Ka’bah.
Tak berhenti di situ, usai melaksanakan ibadah umroh, Abuya menyempatkan diri untuk bisa ziarah ke makam-makam para ulama yang ada di sana. Salah satu kota yang beliau kunjungi adalah kota Tarim, dan Abuya masih membawa kertas-kertas tersebut.
Sampailah Abuya di Zanbal, sebuah pemakaman suci di Tarim yang menjadi tempat peristirahatan para ulama dan tokoh besar keluarga Ba‘alawi. Di sanalah Abuya menaruh lembaran-lembaran kertas tersebut dengan harapan hajat-hajat para santri bisa terkabulkan dan mendapatkan keberkahan.
Dari kisah ini, Habib Lutfhi Al-Habsyi menyatakan bahwa Abuya merupakan sosok murabbi yang selalu memperhatikan santri-santrinya. Di manapun Abuya berada, beliau tidak pernah lepas memikirkan santrinya, kapanpun itu. Beliau akan selalu mengedepankan kepentingan santrinya dibandingkan kepentingan beliau sendiri.
“Allhamdulillah, sebagai santri ana ketemu sama Habib Hasan ini suatu yang mungkin tidak semua santri saat ini itu menikmati, jadi kita melihat langsung sosok beliau, bukan (hanya) mendengar katanya-katanya,” ucap Habib Lutfi sambil mengingat kenangan-kenangan indah bersama Abuya Hasan.
Jadi, apakah antum punya jawaban lain dari pertanyaan yang ada di atas? Atau mungkin antum tahu apa kebiasaan Abuya setelah pulang dari Timur Tengah? Jikalau ada coba ceritakan di kolom komentar, ya.
Tim Redaksi Multaqo
Comments