Bangil, Dalwa Berita — Demi menyukseskan acara Multaqo Al-Hasaniyyah ke-12, para panitia memberikan dedikasi terbaiknya dari berbagai bidang mereka. Salah satu tim yang turut berkontribusi adalah Ar-Risalah, yang bergerak di bidang seni dan dekorasi. Tahun ini, mereka menghadirkan konsep baru untuk memperindah lokasi acara.
Dengan waktu persiapan hanya 10 hari, Ar-Risalah merancang dan membuat sembilan gapura dekoratif yang disebar di berbagai titik strategis di area Dalwa Jadid, tempat berlangsungnya acara.
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan jumlah anggota, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka. Justru, semangat militansi tumbuh di antara anggota untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Ketua Ar-Risalah, Fikry Ar-Rusli asal Bogor, menjelaskan bagaimana timnya mengatur waktu dan tenaga untuk merampungkan pekerjaan besar ini.
“Untuk Multaqo ini, kami diminta membuat sembilan gapura sebagai tambahan dekorasi. Biasanya satu gapura bisa dikerjakan dalam waktu tiga sampai empat hari. Sekarang, sembilan gapura harus selesai dalam sepuluh hari,” ungkapnya saat diwawancarai.
Tantangan tersebut tidaklah mudah. Namun berkat dorongan dari guru-guru dan dukungan teman-teman, mereka dapat menyelesaikannya dengan semangat dan lancar.
“Kami kerja dari habis dars sampai jam tiga dini hari, itu pun istirahatnya sedikit. Tapi karena motivasi dari guru-guru dan teman-teman, semua bisa kami selesaikan tanpa hambatan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dari semua jerih payah itu, tidak ada niat yang lebih besar selain membahagiakan sosok guru yang mereka cintai, Abuya Zein bin Hasan Baharun.
“Harapan kami cuma satu: semoga karya ini bisa membuat Abuya tersenyum,” pungkasnya.
(Irsyad/red)
Comments