berita

PKKMB UII Dalwa 2025 Resmi Dibuka, Semarakkan Semangat Santri Akademis dan Nasionalis

PKKMB UII Dalwa 2025 Resmi Dibuka, Semarakkan Semangat Santri Akademis dan Nasionalis
0

Bangil, Dalwa Berita – Setelah melewati beberapa hari masa pra-PKKMB, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Islam Internasional (UII) Dalwa resmi dibuka pada Jumat siang (15/08/2025).

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat di lapangan utama Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), dipimpin langsung oleh Rektor UII Dalwa, Dr. Al-Habib Segaf Baharun, M.H.I.

Seluruh jajaran rektorat, panitia, dan mahasiswa baru turut berbaris rapi di lapangan utama, menciptakan suasana seperti upacara bendera. Sebagian mahasiswa lain membentuk barisan di belakang masjid untuk menyambut kedatangan Rektor.

Tepat pukul 15.40 WIB, iring-iringan drumband membuka acara dengan meriah, menyambut kedatangan Rektor yang memasuki lapangan menggunakan mobil Jeep, dikawal oleh Presiden Mahasiswa BEM UII Dalwa, Silo Andiko, serta Ketua Pelaksana PKKMB 2025, Sayyid Ahmad Bashuro.

Rangkaian Seminar

Usai pembukaan, seminar pertama berlangsung di lantai 10 Mabna Abuya Hasan Baharun. Rektor UII Dalwa, Dr. Al-Habib Segaf Baharun, M.H.I., membawakan materi bertema “Santri Akademis, Aktivis, dan Nasionalis: Membangun Generasi Emas Indonesia dari Kampus Pesantren.”

“Keberhasilan seseorang itu kembali ke diri masing-masing, karena ukuran sukses seseorang adalah seberapa besar rintangan yang dia lewati,” jelasnya.Habib Segaf dalam Seminar PKKMB 2025

Beliau menekankan tiga hal penting yang harus ditanamkan mahasiswa:

  1. Niat yang benar.
  2. Yakin pada diri sendiri.
  3. Yakin kepada Allah SWT sebagai penentu utama kesuksesan.

Seminar kedua, setelah shalat Ashar, diisi oleh Wakil Rektor III UII Dalwa, Al-Habib Dr. Luthfi Rachman Al-Habsy, M.Pd.I., yang membahas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menjelaskan tiga hak utama mahasiswa:

  1. Hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran.
  2. Hak melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Hak melakukan penelitian.

Sementara itu, seminar ketiga setelah Maghrib disampaikan oleh Wakil Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Dr. Fauzi Hamzah, M.Pd., dengan tema “Membentuk Pemimpin Muda yang Berintegritas, Mahasiswa sebagai Pilar Bangsa.”

“Saya bangga dengan kegiatan PKKMB ini. Nuansanya berbeda dari kampus lain karena berbasis pesantren, sehingga menggabungkan nilai-nilai ilmiah dan spiritual,” tuturnya.

Beliau juga menegaskan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai sarana perjuangan, bukan sekadar mengejar gelar.

Ma la yatimmul wajib illa bihi fahuwa wajib — sesuatu yang menjadi syarat terlaksananya kewajiban maka hukumnya wajib. Maka gelar adalah sarana untuk berdakwah, bukan tujuan utama.”

Pada sesi terakhir malam hari, Wakil Rektor III Ustadz Samsul Huda, M.Pd., bersama Ustadz Muslih Herry, M.Hum., membahas sistem pelayanan akademik dan administrasi kampus, termasuk pentingnya ketertiban pembayaran mahasiswa.

“Kami tidak membebankan biaya besar, karena sebagian besar dibantu oleh yayasan, terutama Abuya Zain bin Hasan Baharun. Namun mahasiswa harus tetap tertib dalam administrasi,” ujar Samsul Huda.

“Tentunya setiap mahasiswa tertib dalam pembayaran. Memang secara nominal kita sebenarnya tidak membebankan kepada mahasiswa. Karena selama ini memang sebagian besar dibantu oleh Yayasan terutama Abuya Zain bin Hasan Baharun,” tambahnya.

Festival Malam Kebudayaan

Ada inovasi baru dalam PKKMB tahun ini, yakni Festival Malam Kebudayaan serta pergantian paper mob dengan short movie.

“Tahun ini kami hadirkan Malam Kebudayaan. Setiap mahasiswa baru ditugaskan menampilkan kebudayaan dari daerah asal mereka. Ini sebagai bentuk cinta tanah air. Selain itu, paper mob kami ganti dengan short movie yang diedit langsung oleh tim dari Jakarta,” jelas Ketua Panitia, Sayyid Ahmad Bashuro.

Menutup rangkaian acara, ia menyampaikan harapannya agar PKKMB tahun ini menjadi momen yang berkesan dan bernilai bagi para mahasiswa baru.

“Semoga PKKMB menjadi kesan indah yang selalu diingat. Ini adalah transisi dari siswa menjadi mahasiswa. Kami berharap, momen ini bisa membentuk mereka menjadi generasi penerus yang hebat,” tutupnya.

(Irsyad/red)

 

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Akhiri Semester Ganjil 1447 H, Penutupan Hadrah Basaudan Berjalan Khidmat

Previous article

Dalwa Gelar Upacara Khidmat Peringati HUT RI ke-80

Next article

Comments

Leave a reply