berita

Closing PKKMB 2025, Membawa Kesan Haru bagi Mahasiswa Baru

Closing PKKMB 2025, Membawa Kesan Haru bagi Mahasiswa Baru
0

Bangil, Dalwa Berita – Prosesi kegiatan PKKMB 2025 resmi berakhir pada Ahad (17/08/2025). Seluruh rangkaian acara berlangsung di Lapangan Dalwa Jadid (SKM), dimulai sejak siang hari dengan pemanasan dan berbagai kegiatan menarik.

Turut hadir dalam acara ini jajaran rektorat UII Dalwa: al-Habib Dr. Zainal Abidin, M.Pd., Dr. Akhmad Fauzi Hamzah, M.Pd., al-Habib Dr. Lutfi Rachman al-Habsyi, M.Pd.I., serta pengurus baru UII Dalwa, Ustadz Uwais Bakhabazy, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Presma BEM UIN Sunan Ampel, Surabaya.

Menjelang sore, para mahasiswa melaksanakan shalat Ashar berjamaah. Seusai itu, acara dilanjutkan dengan kegiatan Fun Game yang penuh nilai literasi dan argumentasi.para peserta PKKMB sedang sholat berjamaah di Lapangan Dalwa Jadid

Pada sesi pertama, Ustadz Dr. Fauzi Hamzah, M.Pd., memandu permainan tebak-tebakan sejarah. Perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah—mulai Aceh, Jakarta, Lombok, Ambon, hingga Papua—diminta maju ke panggung. Karena bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, pertanyaan yang diajukan seputar tokoh serta sejarah perjuangan kemerdekaan di daerah masing-masing.

“Gamenya sangat bagus. Yang seperti ini sebaiknya diadakan di setiap PKKMB, karena melatih intelektual mahasiswa dalam mengenali akar sejarah Indonesia,” ujar beliau.

Sesi kedua dibawakan oleh al-Habib Dr. Lutfi Rachman al-Habsyi, M.Pd.I., dengan tema Filosofi Kepemimpinan dari Sebuah Benda. Sepuluh mahasiswa yang merasa dirinya cerdas diminta maju, lalu memilih benda secara acak untuk menjelaskan filosofi kepemimpinan dari benda tersebut.

“Permainan ini untuk mengasah kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Mudah-mudahan mereka kelak menjadi pribadi yang tajam dalam menganalisis,” ucap beliau.

Selepas Magrib, setelah pembacaan Ratib al-Haddad berjamaah, acara berlanjut ke sesi orientasi Steering Committee (SC) yang diisi para alumni BEM. Hadir di antaranya: Habib Watsiq bin Syahab (Presma BEM 2023), Habib Musthofa Alaydrus (Presma BEM 2022), Habib Jarir Ba’bud (Presma BEM 2024), serta para devisioner BEM lainnya.

Mahasiswa baru juga turut menampilkan kreativitasnya. Salah satunya, kelompok Alawiyyin mementaskan drama terinspirasi dari hadis Nabi atas inisiatif Habib Ahmad Zaki al-Habsyi asal Sulawesi, prodi HKI.

“Dulu saya pernah tampil dengan drama yang sama di pondok lama. Saat acara ini agak sepi, kakak-kakak aktivis ada meminta kami meramaikan dengan drama yang bisa menghibur sekaligus bermanfaat,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Drama ini benar-benar dadakan, tanpa persiapan. Hanya sempat gladi bersih sebentar di belakang panggung, lalu langsung tampil.”

Menjelang akhir acara, tibalah sesi nominasi yang paling ditunggu-tunggu, dipandu oleh Presma BEM 2025, Silo Andiko. Berbagai nominasi diumumkan, mulai dari kategori panitia, PJ kelompok, hingga mahasiswa. Salah satunya, nominasi “kakak terbaik” yang diraih oleh Kak Sidiq Masroni, Menteri Keuangan BEM. Tahun lalu, ia juga mendapat predikat PJ terbaik.

“Saya berusaha merangkul semua anggota, menguatkan kerja sama, dan tidak membiarkan ada yang saling iri. Demi suksesnya acara, saya rela berkorban bahkan sering tidak makan dan tidak tidur,” ungkapnya.

Puncak acara ditandai dengan penerbangan lampion sebagai penutupan simbolis. Ide kreatif ini dipelopori oleh Daud, panitia asal Bekasi.

“Saya mencari referensi dari luar, lalu mengajukannya kepada atasan. Alhamdulillah disambut antusias, momen penerbangan lampion ini terasa haru, dan bisa dibilang PKKMB tahun ini sukses,” ujarnya.

Habib Watsiq bin Syahab, mewakili SC, turut memberikan kesan positif.

“PKKMB kali ini meriah, penuh inovasi, dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,” katanya.

Kesan serupa juga datang dari Mabdi Rizky Rofi, mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang turut membantu produksi Short Movie untuk penutupan.

“Lima hari di sini terasa sangat seru, tanpa rasa jenuh. Membuat Short Movie untuk PKKMB UII Dalwa adalah pengalaman yang menurut saya luar biasa, rasanya pengen balik lagi nanti,” ungkapnya.Penerbangan lampion menjadi penutupan secara simbolis PKKMB 2025

Dengan penerbangan lampion tersebut, rangkaian PKKMB 2025 resmi ditutup.

(Irsyad/red)

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Peringati Hari Kemerdekaan, Santri Baru Dalwa Ikuti Seminar Kebangsaan

Previous article

Comments

Leave a reply