berita

Habib Ali Baharun Launching Kitab Baru: Tebar Ilmu dan Manfaat kepada Sesama

0

Bangil, Dalwa Berita – Pondok Pesantren Dalwa menggelar launching kitab Jawaid Fawaidul Mukhtarah, karya Al-Habib Ali bin Hasan Baharun. Acara tersebut berlangsung di Masjid Baitul Ghaffar pada Sabtu (31/1/2026).

Acara ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah atas karunia-Nya, beliau dapat merampungkan kitab tersebut. Dan ini juga menjadi wujud ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses pengoreksian kitab.

“Jika kita bersyukur Insya Allah, Allah akan tambah nikmat, tambah keberkahan,” ucap beliau ketika diwawancarai oleh Crew Dalwa Berita.

Kitab ini sendiri merupakan lanjutan dari kitab Fawaidul Mukhtarah, yang berisikan nasihat-nasihat pilihan serta kalam hikmah dari sang murabbi, Al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith.

Dalam sesi tanya jawab, Al-Habib Ali menjelaskan bahwa tidak ada manfaat yang lebih besar daripada manfaat menyampaikan ilmu kepada sesama.

“Itu adalah manfaat paling besar di sisi Allah,” jelas beliau kepada para hadirin.

Beliau juga bercerita tentang kenangan perjalanan beilau dalam menuntut ilimu, serta mengambil faedah dan nasihat yang diberikan oleh Al-Habib Zein bin Smith.

Beliau menyatakan bahwa setiap kali mendengarkan pidato atau duduk bersama sang guru, beliau selalu mendapatkan berbagai faedah yang berbeda-beda. Bahkan, saking banyaknya faedah dan kalam hikmah yang disampaikan, dalam perbincangan santai sekalipun bisa dijadikan sebuah kitab.

”Itu isinya faedah semuanya,” tutur beliau mengenang masa indah bersama guru.

Bagi beliau, acara ini juga menjadi momen untuk menyemangati para santri dan menanamkan pentingnya menulis dalam diri mereka.

Beliau menyampaikan bahwa para ulama terdahulu tidak pernah lepas daripada kebiasaan mencatat ilmu, faedah, dan apa-apa yang diajarkan oleh guru-guru.

”Sekecil apapun (faedahnya) catat semuanya,” tegas beliau kepada para santri.

karena apa yang dicatat akan abadi dan tetap, sedangkan apa yang hanya dihafal berkemungkinan untuk hilang. Itulah mengapa, menulis memiliki peran yang sangat penting bagi para santri.

Dalam proses penulisan, karena kesibukan dan sedikitnya waktu luang yang beliau miliki, tidak mudah bagi beliau untuk menulis kitab ini. Butuh pada mujahadah yang tinggi untuk menyelesaikannya.

”Perlu mengurangi tidur, melawan lelah, melawan capek, melawan kejenuhan,” jelas beliau kepada Pers Dalwa Berita.

Namun, semua itu beliau lalui dengan sabar demi cita-cita yang mulia, yaitu menebar kebaikan kepada sesama. Dalam kurun waktu dua tahun, beliau berhasil merampungkan kitab ini, yang berisi sekitar 2.400 faedah pilihan.

Di akhir penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa terdapat dua motivasi terbesar dalam menyelesaikan kitab ini. Pertama, beliau ingin memberikan pahala jariyah kepada orang tua, Abuya Hasan dan Hubabah Khodijah. Kedua, beliau berharap ilmu-ilmu yang diperoleh dari Al Habib Zein dapat sampai kepada para santri dan terus bersambung dari generasi ke generasi.

”Kita ingin meneruskan ilmu guru-guru kita,” ujar beliau dengan penuh harapan.

(Agustian/red)

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Tanamkan Nilai-Nilai Luhur, HKI Adakan Pembekalan Menjelang PKL Dan KKN

Previous article

Comments

Leave a reply