Bangil, Dalwa Berita – Universitas Islam Internasional Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah kembali melantik kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk masa bakti 2026/2027, Ahad malam (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di masjid Baitul Ghaffar ini dihadiri oleh Rektor UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun, M.Hi, kemudian oleh Warek III Dr. Lutfi Rahman Al-Habsy, M.Pd I, dan dan IV, Dr. Fauzi Hamzah, M.Pd, serta jajaran Dekan fakultas UII Dalwa.
Setelah dibukanya acara dengan pembacaan surah al-Fatihah, dan lantunan ayat suci Al-Quran, acara dilanjut dengan pembacaan SK oleh Dr. Fauzi Hamzah. Selepas pembacaan SK, acara disusul dengan pengenalan struktural kepengurusan BEM tahun ini yang diberi nama Kabinet Cakrawala oleh MC.
Pada tahun ini, Sayyid Muhammad Umar Mukhtar Bin Syahab terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan didampingi oleh Muhammad Brian sebagai Wakil Presiden.
Keduanya pun membacakan ikrar sumpah yang dituntun oleh Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun diikuti semua anggota kabinet yang ada.
Selain melantik kepengurusan utama BEM, dimomen ini juga turut diperkenalkan beberapa beberapa organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang ada di UII Dalwa.
Acara disambung dengan penyampaian nasehat dari Rektor UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun, M.H.i. Beliau menyampaikan kalimat-kalimat inspiratif dan wejangan bagi mereka bahwa kepengurusan tersebut merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan.
Beliau juga menuturkan tentang kepemimpinan yang harus memiliki dasar ketakwaan kepada Allah SWT. Beliau menegaskan tentang kesalahan orang dalam berprespektif bahwa tidak ada pemimpin yang pantas jika ia memiliki jiwa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya.
“Jangan sekali-sekali mengatakan bahwasanya yang taat kepada Allah dan rasul-Nya tidak pantas untuk jadi presiden, siapa bilang? Nabi Muhammad sudah terlebih dahulu menjadi seorang presiden,” tegas beliau.
Kemudian, beliau menyimpulkan bahwa kunci utama untuk mendapatkan apapun, baik itu kesejahteraan dalam berumah tangga, bermasyarakat dan kesuksesannya dimasa depan adalah taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
“Karena dalam suatu hal apapun taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah kunci utama,” sambung beliau dengan penuh keyakinan.
Selepas nasehat berakhir, Sayyid Umar Bin Syahab mengaku menjadi terinspirasi dari kata-kata yang telah disampaikan oleh Al-Ustad segaf Baharun.
“Dulunya ana merasa keberatan, sekarang menjadi terinspirasi dan pengen banyak banget program yang ana bikin setelah dilantik jadi presiden,” ujarnya dengan semangat yang mengebu-gebu.
Ia juga menyampaikan tentang hasrat keinginannya dalam membuat program-program yang akan ia laksanakan selama masa menjabat. Khususnya dalam riset akademik dan lainnya.
“Kita ingin berfokus dengan pengembangan riset, sepeti jurnalistik, dan juga bermacam ragam lagi tentang karya tulis menulis,” akhir dari wawancara beliau saat diwawancarai oleh pers. (Dhimas/red)

Comments