beritaPondok PesantrenRedaksiWawancara

Merawat Persatuan Umat Dari Meja Pertemuan Menag dan Abuya Zain

0

Bangil, Dalwa Berita – Pengasuh Pondok Pesantren Dalwa, Abuya Habib Ali Zainal Abidin bin Hasan Baharun mengadakan pertemuan dengan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar di rumah pribadi Menag di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Ahad (7/6/2026) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Abuya Zain didampingi oleh Direktur Pascasarjana Dr. Ali Zainal Abidin Bilfaqih, Insinyur Ponpes Dalwa Habib Ahmad Ba’agil, Habib Ali Zainal Al-Kaff, serta beberapa pengurus UII Dalwa.

Pertemuan yang berlangsung hangat selama dua jam tersebut terlaksana di sela-sela agenda kegiatan Abuya Zain di Jakarta.

Menurut keterangan Dr. Ali Zainal Abidin Bilfaqih, kedatangan rombongan Ponpes Dalwa ini bersifat informal dan bukan atas undangan resmi Kementerian Agama. Kunjungan ini merupakan pemenuhan harapan dari kedua belah pihak untuk menyambung kembali silaturahmi yang sempat tercipta saat momentum Haul Abuya Hasan di Masjid Istiqlal.

“Pas Abuya Zain di Jakarta, kemudian Pak Menteri ingin ketemu dengan beliau silturahmi biasa, bincang-bincang,” ujar Dr. Zainal Bilfaqih saat diwawancarai oleh tim Dalwa Berita, Sabtu (13/6/2026) malam.

Selain menjalin silaturahmi, pertemuan tersebut juga membedah berbagai isu terkait kemaslahatan umat. Pembahasan mereka mencakup situasi kebangsaan terkini, pentingnya persatuan Umat Islam, serta masa depan pondok pesantren di Indonesia.

Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. juga menyampaikan rasa bangga dan ketertarikannya pada Ponpes Dalwa. Menurut Menag, Dalwa merupakan prototipe pesantren mandiri yang berhasil mengajarkan karakter islami, sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa potret pesantren jauh dari anggapan-anggapan negatif.

“Ya Pak Menteri tertarik sekali, dan sangat bangga, dan cocok dengan Dalwa. Karena Dalwa dianggap pondok yang lengkap,” ungkap Prof. Zainal Bilfaqih.

Lebih lanjut, Menag berharap Ponpes Dalwa dapat mendelegasikan sejumlah tenaga pengajar pendidikannya untuk membantu mengembangkan pesantren-pesantren yang berada di bawah binaan langsung Prof. Nasaruddin Umar.

“Dan juga berharap Pak Menteri ingin juga ada guru bantu dari Dalwa yang ditugaskan di sana,” Ungkap Prof. Zainal Bilfaqih.

Dalam kesempatan yang sama, pertemuan tersebut membuahkan pencanangan besar terkait peningkatan mutu pesantren. Menanggapi isu miring yang belakangan menyudutkan institusi keagamaan, Prof. Nasaruddin Umar dan Abuya Zain sepakat mencetuskan sebuah gagasan guna mengembalikan marwah dan karakter asli pesantren di mata publik.

“Sekaligus dimungkinkan adanya pencanangan gerakan mencintai pesantren,” jelas Prof. Zainal Bilfaqih.

Melalui gerakan tersebut, beliau berharap lahirnya kesadaran baru di generasi muda. “Sehingga nanti anak muda Indonesia mencintai pesantren,” harap beliau.

Menutup wawancaranya, Dr. Zainal Bilfaqih menyampaikan pesan mendalam dari Abuya Zain. Beliau menegaskan bahwa harapan besar Abuya Zain adalah bukan hanya Ponpes Dalwa yang maju, melainkan seluruh pondok pesantren di Indonesia.

“Karenanya mudir kita (Abuya Zain) sangat berharap yang maju itu bukan hanya Dalwa saja, tapi maju seluruh pesantren Indonesia,” pungkasnya.

Selain itu, perbincangan hangat turut membawa kabar gembira bagi publik Dalwa. Menag Prof. Nasaruddin Umar mengutarakan rencananya untuk berkunjung langsung ke Pondok Pesantren Dalwa.

“Insya Allah terjadwal ditanggal 10 Juli di pertengahan Muharram ini, Insya Allah kalau tidak halangan Pak Menteri akan datang ke Dalwa sekaligus menyaksikan parade santri baru yang datang dari berbagai daerah dan dari luar negeri,” jelas beliau menutup wawancara malam itu.

(Dhimas/red)

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Hubabah, Sosok Inspiratif Di Balik Majunya Ponpes Dalwa

Previous article

Comments

Leave a reply