Bangil, Dalwa Berita- Perhelatan Liga Super Santri Baru (LSSB) Ponpes Dalwa resmi dibuka pada Jum’at malam (10/7/2026) di lapangan utama Dalwa Pusat.
Kegiatan ini sudah berlangsung selama kurang lebih 4 tahunan dan diperuntukkan bagi santri baru sebagai ajang untuk menunjukan bakat sekaligus sebagai hiburan bagi para santri baru pada masa adaptasi agar mereka betah di pondok dan tidak merasa sumpek.
Hadir dalam acara ini Abuya al Habib Zain bin Hasan Baharun, jajaran asatidzah dan masyaikh Dalwa,Wakil Bupati Pasuruan serta para tamu daripada Kopertais wilayah 18 Mataram Kemenag RI.
Selepas shalat isya berjamaah, para santri mulai memenuhi sekeliling lapangan disertai dengan lantunan sholawat yang dilantunkan grup nasyid Manbaus Shofa kemudian iringan irama drum band beserta kawalan Ormawa UII Dalwa mengantar Abuya Zain beserta para tamu ke tempat duduk yang telah disediakan.
Pada acara inti, pawai arak-arakan santri baru yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia maupun dari mancanegara mulai menaiki panggung yang diiringi oleh lagu daerahnya masing masing. Dihadapan Abuya, masing-masing perwakilan daerah memberi sambutan dan ucapan terima kasih kepada Abuya Zain karena bisa diterima menjadi santri Dalwa.
Acara dilanjut dengan pemutaran video sosialisasi dan profil Ponpes Dalwa agar mereka menjadi mengerti akan seluk beluk pesantren, siapa saja penguurus pesantren serta aturan apa saja yang berlaku di lingkungan pesantren.
Pada malam itu, para santri baru pun dihibur oleh beberapa penampilan, seperti Hibbunnabi, tari medley, MBS boyband dan masih banyak penampilan lainnya; sehingga tampak raut keceriaan diwajah mereka ketika mengikuti acara.


Acara dilanjutkan dengan tausiyyah dari Perwakilan Pengasuh Pesantren yang dalam hal ini disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun.
Dalam tausiyahnya, Al-Habib Segaf menasehati para santri baru agar selalu betah dan untuk melawan segala godaan yang mengganggu kebetahan di pondok.
“Setan itu tidak akan berhenti dengan berbagai cara untuk menjegal kalian menjadi orang orang shalih, ayo yang betah! sakitnya, lelahnya cuman sebentaran, tapi kedepannya pasti senang dan senang,” ujar beliau.
Beliau melanjutkan bahwa orang yang besar harus melewati berbagai macam halangan serta cobaan.
“Perjuangan itu harus melewati hambatan demi hambatan, ayo sama-sama, kita tidak menjadi orang besar kecuali setelah melewati pengorbanan demi pengorbanan,” ucap Habib Segaf memberi semangat.
Adapun pada LSSB tahun ini, panitia telah mempersiapkan 3 kategori perlombaan; kategori pertama yaitu cabangi olahraga seperti sepak bola, takraw, badminton, basket, volley dan tenis meja. Kategori kedua yaitu cabang seni budaya seperti tari zapin, dufuf, insyad aroby, dan tamsil Muhawaroh. Dan kategori ketiga yaitu cabang akademik seperti pidato, cerdas cermat dan mencari bakat. Aufan/red

Comments