beritaEvent PondokPondok PesantrenRedaksi

Laga Final FIFA Asean Cup 2026; Dalwa Berikan Dukungan Terbaik Untuk Indonesia

0

Bangil, Dalwa Berita – Jelang debut laga final Indonesia-Thailand Piala Asean FIFA edisi perdana, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UII Dalwa tampak sibuk menyiapkan fasilitas nonton bareng (Nobar) untuk para santri Dalwa Pusat pada Senin malam (5/10/2026) di area Taman Baca Dalwa.

Antusias Para Santri

Seusai hifidz mutun (setoran hafalan), ribuan santri menggeruduk area taman baca guna menyaksikan penampilan Timnas Indonesia yang akan bertanding di fase final melawan Thailand.

Terlihat seluruh area Taman Baca dipenuhi para santri dan meluber hingga ke area masjid. saking antusiasnya, banyak dari mereka yang masih mengenakan gamis putih yang merupakan pakaian resmi sehari-hari mereka hingga kitab pelajaran yang masih mereka bawa.

Sorak-sorai mereka lantangkan demi Timnas Tanah Air mereka. Satu Videotron besar dan empat buah smartboard telah disiapkan pesantren guna memfasilitasi ribuan santri menonton dan memberikan dukungan penuh untuk Timnas Garuda.

Semangat santri dalam mendukung Timnas Indonesia ini mendapat perhatian penuh dari Rektor UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf bin Hasan Baharun.

“Alhamdulillah kita melihat bagaimana mereka, rasa patriotnya luar biasa, dan itu tertanam betul-betul dalam diri mereka,” ujar Ustadz Segaf.

Perintah langsung dari Pengasuh, Rektor UII Dalwa Hadiri Acara

Kehadiran Rektor UII Dalwa Assoc. Prof. Dr. Ustadz Segaf Baharun bersama putra-putranya menjadi penambah semangat para santri dalam memberikan motivasi dan spiritnya untuk Timnas.

Menurut pengakuan dari Ustadz Segaf Baharun, bahwa kedatanganya bersama anak-anaknya merupakan perintah langsung dari Pengasuh Ponpes Dalwa, Abuya Al-Habib Zain bin Hasan Baharun untuk membersamai para santri ditengah-tengah mereka Nobar.

“Jadi Abuya Zein sengaja memerintahkan saya untuk datang sama anak-anak untuk kita ambil setiap kejadian yang kita rasakan, harus ambil, harus ambil hikmahnya,” tutur beliau.

Pembacaan doa hingga lantunan Sholawat Al Busyro

Pertandingan yang semakin memanas antar kedua tim, waktu jeda pertandingan dimanfaatkan oleh Ustadz Segaf untuk melambungkan doa terbaiknya kepada Timnas. Bukan hanya doa, terdengar lantunan sholawat al busyro yang membahana dari santri mengikuti panduan dari beliau.

“Siapa kita? Indonesia, di dada kita ada siapa? Garuda, ayo berikan tepuk tangannya untuk

(garuda mampu) terbang tinggi,” ucap Ustadz Segaf sebagai pemantik semangat para santri.

Goll! Garuda Bentangkan Sayapnya

Setelah lika-liku jalannya pertandingan, kegregetan santri terlihat dalam sejauh jalannya pertandingan. Perjuangan para pemain Timnas tak berhenti disitu demi terus mencetak gol untuk melampaui skor imbang pada babak pertama pertandingan.

Upaya demi upaya mereka usahakan demi memperjuangkan kemenangan tanah air. Kesempatan masih panjang saat Indonesia hampir tertinggal oleh skor Timnas Thailand. Namun, Garuda tidak pernah menyerah, point disusul dengan hasil imbang 2-2 hingga akhir pertandingan.

Adu penalti menjadi titik tumpu kemenangan bagi kedua Tim. Indonesia mengawali dan sekaligus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan yang diraih usai Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya tidak mampu menjebol gawang Emil Audero.

Petuah Ustadz Segaf hingga Ungkapan Bahagia dari Penonton

Hasil yang sesuai dengan doa para santri, dengan perolehan skor 4-2 dari hasil penalti menjadi perayaan bagi penduduk tanah air, tak terkecuali para santri Dalwa. Lagu Tanah Air yang digaungkan di GBK, juga diikuti dengan syahdu oleh para santri. Perasaan bangga dan haru tampak menyelimuti setiap penonton dari ujung hingga ke ujung area Nobar.

“Siapa kita? Indonesia, garuda lagi? Terbang diatas,” ungkapan haru Ustadz Segaf kepada para santri.

Beliau mengatakan bahwa sebuah kemenangan hingga kekalahan yang dialami oleh kedua tim merupakan bagian yang wajib kita ambil hikmah.

“Hikmah yang pertama adalah selama masih ada kesempatan untuk kita bergerak, bergerak!,” imbuh beliau.

“Diantara hikmahnya adalah malam ini kita belajar bagaimana nilai juang yang luar biasa ini,” tambah beliau.

Hal senada juga turut disampaikan oleh Ketua BEM UII Dalwa Sayyid Umar Mukhtar Syahab.

“Bahwasanya ini acara untuk kesenangan santri biar apa? Biar mereka tahu perjuangan Indonesia mungkin dari segi olahraga, [agar mereka] semangat lagi dalam belajarnya,” tuturnya.

Doa dan Harapan kedepan Untuk Indonesia

Warga Dalwa kembali menaruh harapan bukan hanya ke Timnas Garuda, melainkan ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang sedang berbahagia. Ustadz Segaf menegaskan bahwa Dalwa juga termasuk dari mereka. Jiwa patriot dan cinta tanah air harus terbenam di lubuk hati mereka.

“Dalwa harus jadi seseorang yang patriot kepada bangsanya, negara Indonesia,” tegas beliau.

Doa dan harapan dari Ustadz Segaf juga mengalir deras. Ucapan aamiin mengiringi setiap kalimat yang dikatakan oleh beliau. Kini Indonesia mampu membuktikannya dan sekarang waktunya para santri berjuang untuk meraih kemenangan.

“Semoga dengan kemenangan ini kita semuanya menjadi orang yang menang, Indonesia menjadi jaya, pak presiden bahagia, semua masyarakat Indonesia bahagia, kita bertafaa’ul semoga malam ini kita bahagia dan selanjutnya kita bahagia, masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang bahagia, negara yang bahagia, Insya Allah,” doa beliau untuk kebaikan Indonesia. Dhimas/red.

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Mengenal Habib Ali Al-Habsyi, Ulama di Balik Haul Solo yang Dihadiri Ribuan Umat

Previous article

Comments

Leave a reply