Bangil, Dalwa Berita- Santri kelas 2 Aliyah Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah angkatan Al-Bahir berkumpul di lantai 2 Masjid Baitul Ghaffar, Selasa malam (27/10/2026), untuk mengikuti seminar pembekalan perdana Program Santri Praktik Mengajar (SPM) sebagai persiapan sebelum diberangkatkan pada 2027.
Seminar pembekalan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi peserta Program Santri Praktik Mengajar (SPM) sehingga mereka lebih siap menjalankan tugas saat diberangkatkan pada 2027.
Seminar perdana bertajuk “Ngopi Bareng” tersebut menghadirkan Ustaz Roqib sebagai pemateri.
Dalam seminar tersebut, beliau menegaskan bahwa ashab 2 aly harus mengubah cara berfikir.
“Kalian jika sudah diberangkatkan harus bisa mengubah mindset yang tadinya santri diubah menjadi mindset seorang pengajar,” ungkapnya.
Menurutnya, jika cara berfikir masih seperti murid yang terkadang suka telat datangnya, hal itu akan menimbulkan kesalahan yang fatal dalam mengajar nanti.
Ketua pelaksana, Sayyid Mahdi Alaydrus, menjelaskan bahwa tujuan lain dari diadakanya agenda seperti ini adalah agar peserta Program SPM semakin siap untuk menjalankan program nantinya.
“Agar memenuhi kebutuhan para santri praktek mengajar, karena walaupun mereka sudah mempelajari banyak ilmu akan tetapi mereka butuh teori praktek mengajar untuk ketika sedang ditugaskan,” jelas Sayyid Mahdi kepada Tim Dalwa Berita.
Salah seorang calon peserta Program SPM Angkatan 2027, Ahmad Imdad Zubaidi menyampaikan kesannya setelah mengikuti seminar pembekalan tersebut.
“Seneng banget ini momen mahal yang ga akan saya lupakan, soalnya istimewa banget buat saya,” ujarnya. Arkan/Red.

Comments