beritaHilmi

Cerita Santri Dalwa Sabet Juara 1 Event Engineering for Teenagers 2022

0

Bangil, Dalwa Berita– Aliif Ibnu Aufaa Al Muchtar, santri Dalwa 3 Ba’alawi, mendapatkan Juara 1 dalam Event Engineering for Teenagers yang diselenggarakan oleh perusahaan Tripatra.

Perlombaan tersebut bertujuan untuk menginspirasi para generasi muda agar menjadi insinyur yang hebat di masa depan. Acara ini dikhususkan untuk anak sekolah menengah pertama se-Jabodetabek. Sebelum perlombaan, peserta diberitahu cara untuk menggunakan sumber daya alternatif yang memanfaatkan tenaga matahari. Hal tersebut bertujuan agar peserta menggunakan sumber daya selain minyak dan gas sebab keberadaannya yang terbatas.

Aliif Ibnu Aufaa Al Muchtar, Santri Ponpes Dalwa 2 asal Depok yang mendapat Juara 1 dalam Event Engineering for Teenagers yang diselenggarakan oleh perusahaan Tripatra. Foto: dokumentasi pribadi orang tua Aliif.

Santri Dalwa asal Depok itu mengikuti event saat masa liburan Maulid pada 22 Oktober 2022 lalu. Ia mengikuti event tersebut karena selain memang minatnya pada bidang engineering, kedua orang tua Aliif pun turut mendukung anaknya dalam bidang keilmuan yang ia sukai.

Event tersebut dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama, panitia mengajarkan cara untuk menggunakan panel surya pada sistem lampu paralel. Ketika panitia sudah memastikan bahwa peserta mampu melakukannya, peserta memasuki sesi perlombaan yang mana setiap peserta diberikan tantangan untuk merealisasikan sistem panel surya tersebut pada miniatur buatan sendiri. Jika sudah rampung,  juri akan menilai hasil karya para peserta.

Aliif sempat mengalami kendala tatkala panel surya yang ia gunakan tidak dapat berfungsi seperti 49 peserta lainnya. Panitia pun mengambil keputusan untuk mengganti panel tersebut sehingga rangkaian paralel Aliif dapat menyala.

Hasil karya Aliif dengan desain masjid yang diterangi oleh lampu bertenaga surya. Foto: dukumentasi pribadi orang tua Aliif.

Hal yang menarik adalah saat lomba sedang berlangsung, Aliif tak ingin menoleh ke belakang serta mengambil posisi duduk paling depan, hal ini karena ia takut untuk melihat aurat lawan jenis yang berada di belakangnya.

“Dia itu gak pakek hijab, Bun. Dia gak pantes dilihat Abang (Aliif),” ungkap ibu Midha Putri Ginanjar selaku orang tua menirukan suara Aliif saat bercerita kepada Dalwa Berita (25/11/2022).

Karena waktu yang tidak mencukupi, panitia mengambil keputusan bahwa karya tersebut bisa dikerjakan di rumah, kemudian dikirimkan hasilnya dalam bentuk video melalui web internal Tripatra. Batas pengumpulan Ahad sore 23 Oktober 2022. Aliif pun sanggup menyelesaikan pekerjaannya sebelum batas akhir pengumpulan.

Hasil lomba diumumkan melalui akun Instagram resmi Triparta, @tripatra.id, pada 28 Oktober 2022. Ketika itu Aliif sedang menderita sakit yang mengakibatkanya harus menjalani operasi. Hal itu membuat sang Ibu tidak fokus ketika mendapatkan telefon dari panitia perihal kemenangan anak pertamanya.

Sertifikat dari perusahaan Tripatra atas prestasi Aliif sebagai Eksperimen Terbaik dalam event Engineering for Teenagers 2022. Foto: dokumentasi pribadi orang tua Aliif.

“Dihubungi melalui telefon perusahaan kalau alif mendapat juara satu, tapi gak ngeuh (tidak mengerti) soalnya masih di rumah sakit nemani Aliif,” ujar sang Ibu.

Ketika pihak Rumah Sakit memberi izin Aliif untuk pulang ke rumah, ibunya pun memberitahu Aliif  untuk membuka pengumuman event tersebut melalui akun Instagram resmi Tripatra, karena sang Ibu mendapat kabar dari temannya bahwa Aliif mendapatkan juara.

Ketika Aliif membuka sosial media tersebut, spontan ia mengucapkan kalimat Alhamdulillah, karena mendapatkan juara 1 kategori Karya Eksperimen Terbaik.

Hal itu turut membuat ibu Aliif terkejut, sebab ia tidak menyangka bahwa anak pertamanya mendapatkan juara 1 di event tersebut, serta berkesempatan untuk melihat cara kerja engineering bersama para insinyur, dan berkesempatan untuk mempresentasikan karyanya di depan Presiden Direktur serta CEO Tripatra.

Aliif sedang mempresentasikan hasil karyanya di depan para direksi perusahaan dan peserta yang lain. Foto: dokumentasi pribadi orang tua Aliif.

“Alhamdulillah, Bun. Aliif dapat juara satu,” ungkap Aliif kepada ibunya ketika ia mendapatkan kabar juara pertama.

Tidak hanya itu, Aliif juga mendapatkan beberapa hadiah dari pihak penyelenggara, seperti piagam penghargaan dan laptop.

Aliif menganggap bahwa prestasi yang ia dapatkan tentunya atas izin Allah. Ia juga merasa senang karena dapat membuktikan bahwa santri juga dapat berkarya.

“Ketika saya mendapatkan juara, dengan izin Allah saya mendapat juara satu, dan alhamdulillah saya bisa membawa nama Dalwa, dan saya bisa membuktikan kepada orang yang di luar (luar pondok pesantren) bahwasanya santri juga bisa berkarya,” ungkap Aliif kepada pers Dalwa Berita.

Hobinya dalam bidang engineering tidak menurunkan semangatnya untuk tetap menimba ilmu agama. Hal ini turut ibundanya ceritakan ketika ia merencanakan studi lanjutan ke Ribath Sayyid Ahmad bin Muhammad Al-Maliki di Makkah setelah menyelesaikan pendidikannya di Dalwa.

”Aliif bukan hanya ingin di Dalwa, tapi ingin ke Sayyid Ahmad bin Muhammad Al-Maliki juga,” ucap ibu Aliif mengulang perkataan anaknya tersebut.Hilmi/red.

Gustiawan Arqi

Niat Hormati Ilmu, Ponpes Dalwa Terus Lakukan Pembangunan

Previous article

Sambut SK UII, Ini Kelanjutan Penandatanganan MoU IAI Dalwa dengan Universitas Imam Syafi’i Yaman

Next article

Comments

Leave a reply