beritaEvent PondokIkatan Santri DaerahRamadhanTaslim

Cetak Arsitek dari Santri, Panitia Ramadhan Adakan Lomba Miniatur Dalwa 5

0

Bangil, Dalwa Berita – Penyebutan juara lomba Miniatur Bangunan yang diselanggarakan pantia Dauroh Romadhoniyyah di lapangan Dalwa pusat pada Kamis dini hari (21/4/2022) bersamaan dengan clossing kegiatan Ramadan.

Perlombaan Miniatur Bangunan ini mengangkat tema Dalwa 5 yang rencananya akan dibangun di desa Pandean, tepatnya di selatan atau belakang Dalwa 3 yang sekarang keadaannya masih berupa danau atau rawa.

Perlombaan ini diikuti oleh delegasi dari 5 Organisasi Santri Daerah, yaitu ISLAH, ISKAB, ISMA, Assaja’ah, dan ISRAR. Adapun yang memenangkan perlombaan ini adalah dari organisasi ISLAH dengan nilai tertinggi 280 poin. Kemudian disusul oleh ISKAB sebagai juara 2 dan ISMA menduduki juara 3. Sedangkan Assaja’ah di peringkat 4 dan ISRAR di posisi paling akhir.

Tema Dalwa 5 adalah usulan langsung dari Arsitek Dalwa, yaitu Habib Ahmad Ba’aqil. Muhammad Revli sebagai penanggung jawab lomba seni dan bakat mengatakan, tema agar beda dengan tahun lalu dan bertujuan untuk menggunakan kemampuan dan karya santri.

“Pertama supaya temanya beda dengan tahun kemarin, kedua untuk sekiranya kita bisa menggunakan kemampuan para santri dan karya santri,” ucap Revli.

Perlombaan Miniatur Bangunan kali ini merupakan kehormatan bagi para santri agar bisa memberikan karya yang bermanfaat untuk pesantren dalam bidang arsitektur, karena miniatur bangunan dari setiap delegasi akan direalisasikan sebagiannya.

“Insya Allah peserta dari 5 tim akan diambil atau direalisaikan sebagiannya,” kata Revli, mengutip dari perkataan Habib Ahmad Ba’aqil.

“Suatu kehormatan juga yah, memberikan peluang juga bagi santri untuk bisa memberikan karya manfaat untuk pondok, khususnya dalam bidang arsitektur yang diaplikasikan dalam bentuk miniatur tersebut,” lanjutnya.

Anggota organisasi ISLAH yang menjadi juara dalam perlombaan ini merasa senang karena lelahnya bisa terbayar dengan hasil yang memuaskan.

“Alhamdulillah senang, bahagia dan sudah sangat terbayar cape ataupun usaha yang kita lakukan dari awal perlombaan sampai selesai,” ungkap Lalu Muhamad Noval, salah satu peserta delegasi ISLAH Lombok.

Kendati demikian, Noval mengatakan, juara bukan tujuan utama untuk delegasinya, tapi memeriahkan acara Ramadhan dan membantu pembangunan Dalwa 5 adalah tujuannya. Bahkan yang terpenting adalah bisa membuat Abuya senang.

“Namun juara bukan tujuan utama sih, yang pertama bisa memeriahkan acara Ramadan dan mungkin juga bisa membantu pembangunan Dalwa 5 ini, tapi yang paling penting yaitu Abuya senang,” ujarnya.

Noval berharap agar yang telah kelompoknya usahakan itu bisa membanggakan Abuya dan bisa membantu pembangunan Dalwa 5, dan hasil karyanya bisa diwujudkan di Dalwa 5.

“Semoga apa yang telah kami usahakan, yang pertama bisa membanggakan Abuya dan bisa membantu pembanguna Dalwa 5. Kemudian semoga hasil karya kami sebagiannya bisa diwujudkan di Dalwa 5,” harapnya.Taslim/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Malam Penuh Bahagia, Dalwa Adakan Haflah Wisuda Sekaligus Haflah Akhir Tahun

Previous article

Ponpes Dalwa Berhasil Raih Juara 1 dalam Festival Banjari se-Jawa Timur

Next article

Comments

Leave a reply