AsrofiBa'alawiberitaEvent Pondok

Drama Santri Meriahkan Malam Peringatan Isra Mi’raj di Ponpes Dalwa Ba’alawi

0

Bangil, Dalwa Berita – Bendera-bendera mulai dikibarkan oleh santri Dalwa 2 dan 3 saat para munsyid melantunkan kasidah dalam acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw. 1443 H yang digelar di Ponpes Dalwa 3 pada Ahad malam (27/2/2020).

Acara tersebut diawali dengan kedatangan mudirul ma’had, Abuya Zein Baharun, menuju panggung utama yang diiringi oleh arak-arakan para habaib dengan melantunkan kasidah dan mendendangkan rebana. Hal tersebut sekaligus menjadi pertanda bahwa acara akan segera dimulai.

Acara peringatan tersebut dimeriahkan oleh penampilan drama dari santri Dalwa 2 dan 3 yang notabene masih berusia kanak-kanak. Walaupun begitu, drama yang ditampilkan dapat memuaskan para penonton.

“Dengan semangat dan tekad yang kuat, dan doa dari asatidzah, hasilnya bisa maksimal. Meskipun, persiapannya hanya satu minggu,” ujar Irfan Efendi, Wakil Ketua Panitia.

Pria kelahiran Malang itu juga mengungkapkan alasan panitia memilih menampilkan drama tentang salat sebagai tema peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw. 1443 H di Ponpes Dalwa 3 malam itu.

“Agar memicu santri lebih semangat lagi dalam menjalankan ibadah salat tepat waktu,” ucapnya.

Di tengah-tengah penampilan drama ini juga diselingi dengan nasyid islami, kasidah, dan pembacaan puisi yang menceritakan tentang kemuliaan Rasulullah dan perjalanan Isra’ Mi’raj-nya. Hal tersebut makin menambah antusias santri untuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Ketua Divisi Pendidikan Ponpes Dalwa, Ustaz Qoimuddin, menjelaskan tentang kedudukan tinggi yang dicapai oleh Rasulullah saw. yang tidak didapat oleh makhluk Allah lainnya, sebagaimana yang telah digambarkan Imam Al Bushiri dalam kitab Burdah.

“Imam Bushiri melukis Isra’ Mi’raj di Burdahnya dengan memakai kaidah nahwu ‘khofadta kulla maqomin’, engkau telah meng-jerkan (rendahkan) semua kedudukan nabi, malaikat, manusia dengan tingginya kedudukanmu disisi-Nya, Bil idofah (ditambah lagi), nudiita bir rof’i mitsla mufrodil alam, engkau satu-satunya makhluk yang dapat menghadap Allah memenuhi panggilannya hingga pemimpin malaikat pun tak mampu menyertaimu untuk menghadap-Nya,” jelas beliau saat menyampaikan mauizah hasanah.

Salah satu asatidzah, Ustaz Umar bin Soleh bin Umar Damis, mengaku senang saat menyaksikan penampilan para santri Dalwa Ba’alawi pada acara tersebut.

“Perayaannya meriah. (Walau) kebanyakan dari segi umur tidak terlalu besar, (tapi) mereka semangat buat acara (itu) bisa memancing mereka untuk berkreasi. Dramanya bagus, mengingatkan anak tentang bagaimana berbakti kepada orang tua,” ungkap beliau.

Beliau berharap para santri dapat berperan penting di masyarakat dan mampu menjawab tantangan zaman yang semakin maju.

“Saya berharap mereka dapat menggantikan para ulama bangsa, bisa mengubah lingkungan mereka. Karena, di luar tantangan pasti lebih besar lagi, sehingga kita berharap tampilan  seperti ini harus diadakan, khususnya Ba’alawi,” pungkasnya.Asrofi/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Lailatut Takrim, Bukti Kegembiraan dan Apresiasi Guru Bagi Santri Berprestasi

Previous article

Manfaatkan Momen Multaqo, Haflah Ikhtitam Al-Khairot Undang Alumni dari Kalbar

Next article

Comments

Leave a reply