beritaEvent PondokGustiawanRamadhan

Grup Nasyid Ar-Ridwan Pulang, Ini Pesan dan Kesannya Selama di Dalwa

0

Bangil, Dalwa Berita – Grup nasyid Ar-Ridwan diumumkan kepulangannya oleh mudirul ma’had, Abuya Al-Habib Zein bin Hasan Baharun, pada Rabu malam (6/4/2022) setelah salat tarawih di lapangan utama Ponpes Dalwa pusat.

“Besok mereka (Ar-Ridwan) akan safar ke rumah mereka masing-masing. Kita doakan mereka supaya dalam keadaan sehat dan selamat sampai tujuan,” tutur Abuya Zein Baharun di depan para santri memakai bahasa Arab.

Sebelumnya, Grup Ar-Ridwan bukan yang pertama kalinya berkunjung ke Ponpes Dalwa. Tahun 2020 lalu, grup nasyid asal Suriah ini berkunjung dan menetap di Dalwa selama 4 bulan ketika masa pandemi Covid-19. Tahun 2022 ini, Ar-Ridwan berkunjung kembali ke Ponpes Dalwa untuk bersilaturahmi dan sudah mengisi acara Dalwa Bersholawat di Ponpes Dalwa 3 pada Senin, 14 Maret 2022. Kemudian mereka pulang ke Mesir pada Kamis (7/4/2022).

Syekh Luay Ismail, salah satu personel Ar-Ridwan mengungkapkan kesannya ketika tinggal di Indonesia, tepatnya di Ponpes Darullughah Wadda’wah.

“Kami tidak merasa kecuali seakan-akan sudah mengenal lama pondok ini, dan seakan-akan kami seperti bersama keluarga kami, dan Abuya Zein menyiapkan segala macamnya untuk kami. Kami tidak merasa asing di sini, tapi sebaliknya, kami sangat senang, gembira, dan ceria. Ketika kami pulang ke Mesir, kami sudah dilanda rindu,” ungkapnya ketika diwawancara oleh Dalwa Berita.

Beliau berpesan untuk seluruh santri Dalwa agar menjadikan Abuya Zein dan saudara-saudara beliau sebagai panutan. Beliau juga meminta kepada santri Dalwa untuk tidak berhenti belajar di pesantren.

“Semua santri harus mengikuti dan meniru Abuya Zein dan saudara-saudara beliau: Habib Segaf, Habib Ali, Habib Husein, serta juga meniru Habib Abdullah Al-Jufri. Mereka semua adalah panutan. Segala sesuatu yang beliau lakukan itu pantas untuk ditiru. Sekarang kami juga meniru dan mengikuti beliau. Nah, ini nasehat untuk santri Dalwa juga, jangan berhenti. Tetaplah di sini, karena ini adalah masa depan umat Islam. Insya Allah masa depan Islam semuanya dari Dalwa. Aamiin,” ungkap munsyid kelahiran Damaskus, Suriah, tersebut.

Kemudian, Muhammad Eid, salah satu personel Ar-ridwan juga, menyatakan kesenangannya selama tinggal di Dalwa.

“Tentu, kami sangat betah di sini. Dalwa telah ada di hati kami. Ini sesuatu yang pasti dan kami di sini punya keluarga, teman, saudara dan sebaik baiknya keluarga. Meskipun kami pulang ke negara kami, tapi Dalwa tetap di hati kami,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau juga mengungkapkan perasaannya ketika tinggal di Dalwa.

“Wallah, pertama-tama kami merasakan ketenangan jiwa dengan berkumpul berdampingan dan berdekatan dengan para orang sholeh seperti Abuya Zein, Habib Segaf, Habib Ali dan Habib Husein,” ungkap beliau.

Di akhir, beliau mengungkapkan kesedihannya karena keesokan harinya akan meninggalkan Dalwa. Namun, beliau berharap untuk bisa kembali lagi.

“Wallah, kami juga dalam kesedihan atas perpisahan kita. Tapi insya Allah, Allah akan mentakdirkan kami untuk kembali ke sini dan bertemu dengan orang-orang yang dicintai Allah, insya Allah,” pungkas beliau.Gustiawan/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Ramadan di Pondok lagi, Kenapa?

Previous article

Para Santri Maksimalkan Performanya di Malam ke-3 Olimpiade Al-Qur’an

Next article

Comments

Leave a reply