Bangil, Dalwa Berita – Menjelang ujian akhir semester genap 1447 H pondok pesantren Darullughah Wadda’wah, grup Nasyid Ar-Ridwan Al-Marashli dari Suriah kembali menghibur para santri Dalwa, penampilan tersebut berlangsung di tengah rintik hujan, Kamis malam (8/1/2026), di Lapangan utama Ponpes Dalwa.
Pada kesempatan tersebut, vokalis utama Ar-Ridwan, Syaikh Yasin turut menyampaikan kesan dan pengalamannya saat pertama kali menginjakkan kaki di Dalwa pada tahun 2017.
Ia mengaku terkesima karena sambutan yang siapkan langsung oleh Abuya Zein.
“Saat itu saya tidak menyangka bahwa sosok yang menyambut kami adalah beliau, awalnya saya hanya melihat sosok berwajah tegas dan berwibawa, hingga akhirnya ada yang berkata, ‘itu Abuya Zain’. Dari situlah saya baru tau,” kenang Syaikh Yasin.
Ia juga kembali menegaskan kedekatan Ar-Ridwan dengan keluarga besar Dalwa.
“Kami di sini bukan sebagai tamu, tetapi sebagai keluarga Dalwa. Dan kalian semua adalah keluarga kami,” tuturnya.
Sebelum melanjutkan shalawat, Syekh Yasin mengisyaratkan bahwa mereka akan membawakan qasidah favorit para santri Dalwa.
“Kalian pasti mengenal ini, akan kami bawakan segera,” ujarnya, disambut antusias para santri.
Shalawat pun menggema, para santri tampak larut dalam suasana penuh semangat dan kegembiraan, meskipun hujan masih tetap turun.
Pada malam tersebut, menjadi momen perpisahan bagi Syekh Prof. Dr. Najib Abdullah as-Suudi asal Turki, yang selama ini mengajar di Dalwa, beberapa santri membacakan puisi indah sebagai ungkapan cinta dan penghormatan kepada beliau.
Suasana semakin haru dan dramatis, ketika salah seorang santri mengaku merasakan perubahan suasana batin setelah mengikuti majelis shalawat.
“Jujur ana sudah merasa sangat sumpek, tapi malam ini rasanya berbeda, sumpek ana benar-benar hilang,” ujar santri asal Jember, Ahmad Khaerul, kepada Pers Dalwa Berita.
(Irsyad/red)

Comments