AsrofiBa'alawiberitaPendaftaran

Panitia PSB Ponpes Dalwa Atur Kedatangan Santri Baru

0

Bangil, Dalwa Berita – Calon santri baru Ponpes Darullughah Wadda’wah, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, mulai berdatangan ke Pondok Pesantren Dalwa 2 Ba’alawi. Terdapat 210 santri putra terdaftar di Pesantren Dalwa terhitung sejak tanggal 11 Juni hingga Senin (13/6/2022).

Calon para santri sedang melakukan registrasi pendaftaran di Ponpes Dalwa 2 pada Senin (13/6/2022).

Sistem pendaftaran yang diterapkan tahun ini adalah sistem wilayah. Artinya, alumni Dalwa yang berada di berbagai wilayah Indonesia dapat mendaftarkan dan mengadakan ujian tes masuk dengan jumlah pendaftar sesuai dengan kuota yang dibutuhkan oleh panitia Penerimaan Santri Baru (PSB) Dalwa Pusat.

“Tahun 2020 kita sudah interview online untuk memberikan pelatihan kepada perwakilan daerah. Alhamdulillah berjalan bagus, sambil kita juga mengisi perwakilan cabang yang masih kosong, seperti Kalimantan Utara, Manado, Kupang, Makassar, dan Papua,” ujar Ustaz Subadar, salah satu Panitia PSB.

Sebelumnya, panitia juga sempat membuka pendaftaran online selama 4 hari. Namun, tiba-tiba terjadi kendala teknis sehingga aplikasi tidak dapat diakses. Akhirnya, pendaftaran diubah menjadi manual.

Calon santri sedang menjalani proses tes masuk yang dilakukan oleh pengajar Ponpes Dalwa.

Jadwal kedatangan santri baru juga mengalami perubahan. Awalnya, kedatangan santri dijadwalkan tiba tanggal 11 Juni hingga 18 Juni, akan tetapi wali santri merasa keberatan dengan alasan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah lama calon santri belum keluar dan wisuda belum dilaksanakan. Akhirnya, panitia memperpanjang jadwal kedatangan santri hingga 2 Juli 2022.

Ustaz Subadar juga menuturkan bahwa tempat kedatangan santri tahun ini berada di lokasi Ponpes Dalwa 2 Ba’alawi. Hal ini karena santri Dalwa 2 hampir seluruhnya telah dipindahkan ke Dalwa 3, sehingga kegiatan tidak terlalu padat.

“Sebelumnya penerimaan santri baru bertempat di Dalwa 4, ketika itu wali santri masuk ke Dalwa 1  (sehingga) mengganggu proses kegiatan belajar santri, karena datangnya santri baru terlambat daripada santri lama,” ungkap Ustaz asal Pontianak tersebut.

Calon santri melakukan pengukuran gamis yang merupakan seragam resmi Ponpes Dalwa.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah pendaftar santri baru tahun ini dibatasi dengan jumlah 800 orang.

Ustaz Subadar juga menyebutkan tentang beberapa syarat khusus yang harus dimiliki calon santri baru, di antaranya adalah calon santri baru minimal harus lulus SD/MI, dan dapat membaca Al Quran beserta tajwidnya.

“Karena pondok kita kan pondok bahasa, kalau nggak bisa baca Al-Qur’an maka proses untuk menghafal mufrodat akan terganggu, akhirnya belajarnya akan lama,” jelas beliau.

Rahmatullah, santri baru asal Aceh menyatakan alasannya untuk menuntut ilmu di pesantren Dalwa.

“Pergi kuliah di pondok itu lebih baik, kalau pergi kuliah di luar pondok itu beda. Lagi pingin hijrah,” tuturnya.Asrofi/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Perkuat Silaturahmi, Pengurus Al-Hasaniyyah Adakan Halal Bihalal

Previous article

IAI Dalwa Adakan Sosialisasi untuk Calon Mahasiswa Baru Agar Tak Salah Pilih Prodi

Next article

Comments

Leave a reply