beritaEvent PondokRamadhanTaslim

Ponpes Dalwa Berhasil Raih Juara 1 dalam Festival Banjari se-Jawa Timur

0

Bangil, Dalwa Berita – Ponpes Darullughah Wadda’wah telah meraih gelar juara dalam ajang Festival Al-Banjari Piala Bupati yang diselenggarakan di Kabupaten Nganjuk pada Selasa (18/04/2022). Gelar juara tersebut diraih oleh grup nasyid Rojausyafa’ah yang mewakili Ponpes Dalwa.

Grup nasyid Rojausyafa’ah (RJS) meraih juara 1 di Festival Banjari se-Jawa Timur memperebutkan piala Bupati Nganjuk dalam perayaan Ultah Pemkab Nganjuk ke-1085. RJS berhasil lolos dari babak penyisihan yang diikuti oleh 70 peserta, dan diambil 5 untuk Grand Final.

Muhamad Reza Mahdili mengatakan, lomba Nasyid Al-banjari di Jawa Timur itu terbilang ketat. Jika hanya salah sedikit, bisa menggeser posisi cukup jauh.

“Memang kalau Festival Banjari ini untuk Jawa Timur sendiri itu ketat banget. Antum salah lafaz sedikit, salah makhroj, udah kena coret udah wes auto antum bisa-bisa juaranya digeser sampai 3 atau 4,” ujarnya saat diwawancara oleh Dalwa Berita pada Jumat (22/02/2022).

Pada Grand Final itu peserta harus membawakan 4 lagu yang ditentukan oleh juri-juri nasional. Reza mengatakan, bahwa mereka benar-benar ingin membanggakan Abuya lewat jalur ini (Nasyid Al-Banjari).

Dengan kesungguhan grup Rojausyafa’ah yang benar-benar ingin membanggakan Abuya lewat jalur Nasyid Banjari dan mengharumkan nama Dalwa di Jawa Timur, anggota grup rela mendatangi sendiri ustaz-ustaz yang mumpuni dalam bidang ini untuk mengoreksi kesalahan mereka dan berkembang.

“Kita saking bener-bener, saking bawa nama Dalwa nih di Jawa Timur harum gitu, jadi kita tuh sering datang sendiri ke ustaz fulan (yang mahir) untuk belajar. Kadang ke Malang, ke Surabaya,” lanjut Reza.

Tentunya untuk mempersiapkan perlombaan ini harus dengan persiapan yang matang, mental yang kuat, dan fisik yang bugar dari jauh-jauh hari. Namun hal tersebut tidak mengganggu waktu belajar para juara ini.

“Bahkan kita nih punya pedoman. Andaikata kita ujian bulanan ada yang merah satu, gak ada yang boleh ikut lomba. Tapi alhamdulillah anak-anak gak ada yang merah, bahkan ada yang kullu miah ada juga yang loncat kelas,” katanya.

Ustaz Muhammad Junaidi, M.Pd.I. selaku penanggung jawab delegasi Ponpes Dalwa mengungkapkan kesan dan pesannya kepada Dalwa Berita.

“Ya kesan dan pesannya sih memang senang, susah. Senangnya tuh kalau anak-anak berhasil karena mereka dapat piagam bisa nutupi kekurangan-kekurangan yang lain. Kalau susahnya yaitu tadi, kalau ada mukholafah (pelanggaran) terus pas anak-anak gak ada pulus,” ujar beliau.

Ustaz yang akrab disapa Ustaz Juned tersebut juga menitipkan untuk mereka yang terangkat namanya karena berprestasi agar jangan takabbur atau sombong supaya pahalanya tidak hilang, dan menata niatnya yang baik dan benar.Taslim/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Cetak Arsitek dari Santri, Panitia Ramadhan Adakan Lomba Miniatur Dalwa 5

Previous article

Update Kedatangan Santri pada Hari Kelima Setelah Liburan

Next article

Comments

Leave a reply