AtepberitaKampuspascasarjanaProgram doktoral

Prof. Dr. Muhammad Baharun Rencanakan Penulisan Buku Biografi Pendiri Ponpes Dalwa

0

Dalwa Berita – Prof. Dr. Muhammad Baharun, SH., MA. mengisi pelatihan dan pembinaan menulis karya ilmiah dan jurnalistik untuk para santri Ponpes Dalwa di Dalwa Hotel Syariah pada Jumat siang (22/7/2022). Acara tersebut berkaitan dengan rencana beliau untuk menulis biografi Abuya Hasan Baharun pendiri Ponpes Darullughah Wadda’wah secara serius dan mendalam.

“Saya terobsesi, berkeinginan kuat supaya buku biografi tentang Habib Hasan Baharun pendiri Dalwa ini harus ada dan harus lengkap, bukan asal-asalan dibuat yang tidak menggambarkan jasa-jasa dan sosok serta figur beliau yang sebenarnya,” ungkapnya kepada Dalwa Berita.

Prof. Dr. Muhammad Baharun terlihat sedang berbicara dalam acara Pelatihan dan Pembinaan Menulis Karya Ilmiah dan Jurnalistik di Dalwa Hotel Syariah pada Jumat siang (22/7/2022). Acara tersebut berkaitan dengan rencana beliau untuk menuliskan biografi Abuya Hasan Baharun.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana IAI Dalwa, Wakil Rektor 3 IAI Dalwa, Kaprodi SPI dan mahasiswanya serta tim penulisan buku biografi Abuya Hasan Baharun yang terdiri dari asatidzah, LPM Dalwa Berita, Malajah Ibda dan Dalwa TV.

Guru besar Sosiologi Agama itu juga mengungkapkan bahwa kehadiran buku biografi Abuya Hasan Baharun yang lengkap penting untuk masyarakat sekarang. Pasalnya, Abuya Hasan Baharun mempunyai pengaruh besar di tengah-tengah masyarakat dan Pesantren Dalwa yang dirintisnya.

“Alumninya itu sudah bukan saja ribuan, tapi puluhan ribu alumni. Belum lagi simpatisan beliau, pengikut beliau, pengaruh beliau di Kalimantan, di Jawa, sudah sangat luas pengaruhnya itu di tengah masyarakat. Karena itu, kehadiran buku yang mempresentasikan kehidupan beliau secara lengkap itu dibutuhkan oleh masyarakat sekarang. Jangan hanya tahu Dalwa tapi orang tidak tahu latar belakang figure atau tokoh di belakangnya.”

Foto bersama jurnalis Dalwa Berita setelah wawancara eksklusif di Dalwa Hotel Syariah.

Beliau juga menjelaskan bahwa dirinya mempunyai hubungan yang dekat dengan Abuya Hasan Baharun. Kedekatan itu akan ditulisnya sebagai pengantar buku yang rencananya akan terbit bulan Rabiul Awwal jika bahan baku berupa data dari tim sudah dikumpulkan empat hari ke depan.

“Nanti akan saya ceritakan kedekatan-kedekatan saya dengan beliau pada saat awal-awal mengembangkan lembaga pendidikan Pesantren Dalwa ini. Saya pernah ikut dakwah bersama beliau, bahkan naik haji juga bersama-sama tahun 87. Saya juga mengusulkan segera dibentuk sekolah tinggi itu kepada beliau dan langsung direspon. Saya mengajar di situ walaupun masih mahasiswanya itu hanya tiga orang, dua orang, putri dua orang, tiga orang, empat orang dan terus bertambah.”

Melihat banyak keluhan yang disampaikan santri tentang dunia tulis menulis, Prof. Muhammad Baharun pun memberikan saran dan masukannya agar para santri dan mahasiswa Dalwa terbiasa menulis di pesantren.

“Harus disediakan laboratoriumnya. Jadi saya gak tahu apakah majalah atau media pesantren ini masih hidup sekarang? Jadikanlah itu sebagai laboratorium para santri dan para mahasiswa untuk berlatih menulis. Tapi jangan hanya menunggu bulanan. Tiap bulan baru terbit, jauh jarak waktunya itu untuk dinikmati karya-karya sesama teman. Sebaiknya kalau menurut saya, hidupkan kembali majalah dinding, tempat di mana setiap orang bisa mengekspresikan opini dan pikiran-pikirannya secara cepat dan sederhana. Itu jadikan bahan untuk berlatih. Kalau perlu diperluas halaman-halamannya. Jangan hanya dua halaman, supaya memberikan kesempatan kepada semuanya untuk mengekspresikan opininya , pendapatnya dan lain sebagainya,” pungkasnya.Atep/red.

Atep Abdul Rohman
Pria kelahiran Bandung yang hobi travel ke berbagai tempat menarik.

Mendekatkan Diri pada Rasulullah, Abuya Undang Ar-Ridwan untuk Bersholawat Bersama Santri

Previous article

Hibur Santri Baru, Dalwa Ba’alawi Gelar Bersholawat Bersama Ar-Ridwan

Next article

Comments

Leave a reply