Bangil, Dalwa Berita – Rasa penasaran dan semangat yang menggebu-gebu tampak jelas di wajah para peserta ketika menyimak pemaparan dari founder Gen Saladin, Edgar Hamas, Lc., M.A. pada seminar kepemimpinan sesi kedua, Kamis malam (07/08/2025).
Acara yang mengusung tema “Kepemimpinan Umat yang Menginspirasi Sepanjang Masa” ini dipandu oleh moderator Zidan Husni yang membuka dengan memperkenalkan biodata singkat narasumber.
Dalam pembahasannya, Edgar mengawali dengan perkataan Imam Junaid Al-Baghdadi:
“الحكايات عن الصالحين جند من جنود الله”
Menceritakan kisah orang saleh adalah tentara dari tentara-tentara Allah.
Beliau menjelaskan bahwa sejarah Islam sangatlah penting, sehingga harus dipelajari dan disebarkan kepada generasi muslim saat ini.
“Tidak ada masa depan bagi setiap umat yang tidak tahu masa lalunya.”
Meski kini tak banyak anak muda muslim yang memahami sejarah Islam, Edgar meyakini masih ada sebagian kecil yang menjaganya. Ia menekankan bahwa kebangkitan umat sering dimulai dari kelompok kecil.
“Lebih baik minoritas tapi superior, daripada mayoritas tapi inferior,” ujarnya yang membuat peserta terkagum.
Di akhir sesi, Edgar menyebutkan lima faktor yang dapat menyebabkan kemunduran umat Islam:
- Meninggalkan ajaran Islam.
- Diserang penyakit al-wahn (cinta dunia berlebihan).
- Terpecah belah sesama muslim dan lebih akrab dengan musuh.
- Kehilangan peran strategis wanita dalam kebangkitan umat.
- Tercabutnya umat Islam dari ilmu pengetahuan.
Ia menilai bahwa seminar ini menumbuhkan harapan baru, karena masih banyak anak muda muslim yang ingin mempelajari sejarah umatnya.
“Semoga santri-santri Dalwa dan UII Dalwa menjadi salah satu penopang terpenting dalam kebangkitan umat Islam di masa depan. Dengan ilmu yang amali, dan amali yang ilmi,” harapnya.
Edgar menambahkan bahwa hidup adalah tentang berkhidmat kepada umat, agar umat kembali mencintai Nabi Muhammad ﷺ. Risalah itu, kata beliau, hanya bisa dipegang oleh orang-orang terpilih.
“Yang kata Rasul adalah rahilah: النَّاسُ كَإِبِلٍ مِائَةٍ، لَا تَكَادُ تَجِدُ فِيهَا رَاحِلَةً — manusia seperti seratus unta, hampir-hampir tidak akan kau temukan satu unta yang dapat memikul beban.”
“Santri Dalwa adalah orang-orang yang siap memikul beban (amanat) itu, makanya mereka sedikit, makanya mereka langka. Maka mereka harus mensyukuri nikmat itu,” ujar founder Gen Saladin dengan penuh keyakinan.
(Agustian/red)
Comments