beritaGustiawan

Talkshow Bahasa Arab Sedunia, Bahas Cara Pemula Belajar Bahasa Arab dan Pentingnya Bahasa Arab

0

Bangil, Dalwa Berita – Setelah seminar Nasional, acara dilanjutkan dengan talkshow yang dihadiri oleh Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UII Dalwa, Dr. Shofi Asnaf, M.Pd. dan Dr. Abdurrahman bin Aqil, Lc.

Acara ini dilaksanakan setelah seminar nasional yang berakhir pada pukul 16.00 WIB di Rhosaefah Room, Dalwa Hotel Syari’ah, Kamis (12/1/2023).

Dalam talkshow tersebut, Dr. Shofi Asnaf, M. Pd. ditanya mengenai cara belajar bahasa Arab bagi seorang pemula.

Dalam jawabannya, beliau mewajibkan bagi pemula untuk menghafal kosa kata bahasa Arab dan yang kedua mempraktikkannya dalam bentuk ungkapan.

“Yang pertma adalah mufrodat dan yang kedua adalah ta’bir (pengungkapan),” tutur beliau.

Lebih lanjut, dalam mengungkapkan bahasa Arab, pemula diajarkan kaedah nahwu dan shorof dasar yang sekiranya membantunya dalam menyusun kalimat yang mufid.

“Dalam ta’bir ajarilah para murid menggunakan kaidah nahwu dan shorrof dasar yang mana sekiranya cukup bagi mereka para pemula dalam menyusun kalimat yang mufid,” lanjutnya.

Dr. Abdurrahman bin Aqil, Lc. mengungkapkan, dalam pembelajaran bahasa Arab, lembaga atau pengajar harus memiliki 4 hal, yang pertama tahqiq, tandzim, muroqobah dan tanfis.

Beliau juga mengungkapkan penurunan bahasa Arab di kalangan para murid disebabkan kurangnya praktik.

“Penurunan bahasa Arab di kalangan para murid karena kurangnya kalam. Bagimana bisa berbahasa Arab jika seidikit praktik, apalagi sampai terbiasa dan sampai mendapatkan insting bahasa Arab,”

Selanjutnya, ketika ditanya mengenai urgensi bahasa Arab, beliau menjawab bahwa bahasa Arab sangat penting untuk dipelajari terutama dalam mengajarkan ilmu tafsir.

“Tidak boleh seseorang menjadi pengajar tafsir sedangkan ia tdak bisa bahasa Arab. Bagaimana ia akan menafsirkan Al-Qur’an sedangkan ia tidak bisa bahasa Arab,” ungkap beliau.

Selain dalam pengajaran ilmu, bahasa Arab sangat penting dalam pelaksanaan ibadah.

“Bahasa Arab adalah perantara perantara dalam ibadah. Jika sudah tidak paham bahasa Arab, bagaimana orang akan paham dengan apa yang ia baca. Dampaknya iman susah meningkat,” lanjutnya.Gustiawan/red.

Gustiawan Arqi

Gunakan 4 Kecakapan Bahasa, Debat Bahasa Arab Jadi Lomba Paling Bergensi Selama FILA

Previous article

Jadikan Santri Pendakwah Handal, Divisi Dakwah Adakan Seminar Public Speaking

Next article

Comments

Leave a reply