beritaEzraTamu

Wawancara Eksklusif Habib Ali Alaydrus, dari Kunjungan ke Dalwa Hingga Pentingnya Bahasa Arab

0

Bangil, Dalwa Berita – Ponpes Dalwa kembali berbahagia dengan kedatangan Al-Habib Ali bin Abdullah Alaydrus di penghujung bulan Agustus 2022. Kamis sore (1/9/2022), LPM Dalwa Berita mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif bersama Imam Masjid Assegaf, Tarim, Hadramaut tersebut.

Pada kunjungannya yang keempat kali ini, beliau menggelar kembali Dauroh (pelatihan) ilmu Qira’at untuk para santri. Beliau pun merasa amat puas dengan kunjungannya ke Ponpes Dalwa.

“Masya Allah, ini kunjungan yang keempat di pesantren ini, dan dauroh yang ketiga dan alhamdulillah, saya merasa sangat puas. Kau tau karena apa? Karena saya tak butuh seorang penerjemah, alhamdulillah, karena bahasa Arab di sini bagus sekali,” ungkapnya sambil berseri.

Pada kesempatan itu, beliau juga menjelaskan betapa pentingnya menyebarkan syiar agama Islam dengan bahasa Arab.

“Kami harap dari pesantren-pesantren di negeri ini dan negeri muslim lainnya agar menjadi seperti pesantren ini (Dalwa) dalam menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa percakapan para murid dan pelajarannya. Karena sebelum belajar (ilmu-ilmu agama), tentu dahulukan percakapan (bahasa Arab), sebab Nabi Muhammad saw. bersabda, ‘Pelajarilah oleh kalian bahasa Arab dan ajarkanlah kepada orang-orang’. Ini perintah dari Nabi saw.,” jelasnya.

“Bagaimana kita bisa tahu tafsir Al-Qur’an juga makna-maknanya, tafsir hadits Nabi Muhammad saw., penjelasan para sahabat, tabi’in dan para ulama jika bukan dengan bahasa Arab? Maka, bahasa Arab harus tersebar di seluruh negeri muslim. Bukan hanya di pesantrennya saja, bahkan harus sampai ke rumah-rumah, agar (orang tua) membiasakan anak-anaknya untuk berbicara dengan bahasa Arab, bahasanya ahli surga,” pungkas ulama ahli qiro’ah asyroh tersebut.

Selain itu, beliau pun membeberkan apa saja hal yang harus dilakukan seorang penuntut ilmu guna menjadikan ilmunya bermanfaat, terutama saat kembali ke kampung halamannya. Berikut penjelasannya:

  1. Menyerahkan segala urusannya kepada Allah saw., terutama urusan agamanya.
  2. Harus berusaha dan tekun dalam bersegera menghadiri kajian (hadir di awal waktu pelajaran).
  3. Mengikat (mengulang kembali) ilmu-ilmu yang telah diajarkan oleh sang guru.
  4. Memperbaiki diri dengan beramal didasari ilmunya.

Beliau pun mendoakan pendiri Ponpes Dalwa, Al-Habib Hasan bin Ahmad Baharun, serta seluruh masyarakat yang ada di dalamnya.

“Semoga Allah memberi keberkahan pada pesantren ini dan siapapun yang belajar dan yang mengajar di sana. Semoga Allah mengampuni Muassis Ma’had, Al-Habib Hasan bin Ahmad Baharun yang telah mendirikan sarana yang bagus ini, yang mana ia (sarana tersebut) seperti kamatsali habbati inbatat sab’a sanabila fii kulli sunbulatin mi’atu habbatin (seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji), dan semoga Allah mengalirkan baginya pahala dan semoga Allah mengkaruniai kalian dengan akhlak orang-orang soleh dan insyaallah kalian menjadi orang-orang yang baik akhlaknya,” ungkap beliau dalam doanya.Ezra/red.

Gustiawan Arqi

Akreditasi Doktoral Prodi PAI IAI Dalwa Selesai, Tinggal Menunggu Hasil

Previous article

Hadrah Basaudan; Rutinitas Mingguan yang Berfaidah

Next article

Comments

Leave a reply