Bangil, Dalwa Berita – Jam’iyyah Al-Qurra Darullughah Wadda’wah (Al-Qudwah) mengadakan pembinaan latihan pernapasan bersama Pimpinan Dalwa 4 sekaligus Ketua Umum Jamiah Al-Busyro, Ustadz Amin Al-Makky. Kegiatan tersebut berlangsung di Kolam Renang Dalwa Sport Corner pada Kamis siang (27/8/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh para santri Al-Qudwah dari Dalwa Pusat dan Dalwa Ba’alawi. Turut hadir di tengah-tengah mereka beberapa tokoh, di antaranya Habib Musthofa Alaydrus dan Ustadz Hasan Bishri.
Pelatihan ini sudah berjalan sejak empat tahun lalu, tepatnya ketika para santri mulai diperkenalkan dengan pembelajaran nagham dan maqamat.
“Empat tahun yang lalu, ketika anak-anak sudah mulai ditertibkan tentang belajar naghom dan maqomat,” tutur Ustaz Amin saat diwawancarai oleh Pres Dalwa Berita.
Acara dimulai dengan pemanasan badan. Beliau mengatakan bahwa selain melalui pelatihan napas yang diajarkan, para santri juga harus memiliki tubuh yang sehat.
“Suara bagus itu pada badan yang kuat, badan yang sehat,” tutur beliau.
Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa kualitas suara yang bagus dapat terus ditingkatkan melalui konsistensi para qari dalam mengembangkannya.
“Paling tidak setiap hari kau harus keluarkan suara,” tegas beliau.
“Ini olahraganya orang qori dan munsyid,” tambah beliau .
Dalam pembinaan tersebut, beliau memberikan empat tips untuk mengasah kemampuan suara. Tips-tips itu merupakan metode yang beliau pelajari dahulu dari gurunya, Ustadz Thoha Hasan, Gresik.
Namun, sebelum mempraktikkan empat tips tersebut, para qari memiliki tuntutan utama yang harus dipegang teguh saat mengeluarkan suara, khususnya dalam melantunkan Al-Qur’an dintaranya adalah memahami makna ayat yang dibaca serta tidak sembrono dalam membawakannya.
“Pahami dulu maknanya baru sampaikan suaranya,” jelas beliau.
Keempat cara terebut di antaranya:
- Menarik napas panjang, menahannya selama setengah menit, lalu mengembuskannya secara perlahan.
- Menarik napas kemudian langsung mengembuskannya.
- Mengembuskan napas dengan posisi bibir seperti melafalkan huruf shad.
- Mengembuskan napas secara lepas dengan membunyikan suara “A”.
Beliau menambahkan bahwa latihan pernapasan dilakukan secara berulang minimal berulang sebanyak sepuluh kali. Kemudian beliau berharap dengan pelaksanaan pembinaan pelatihan olah suara ini dapat menjadi amal mereka kelak di akhirat.
“Harapan kami, semoga apa yang kita usahakan Allah ridho, kemudian Rosul saw seneng dengan kita, dan kemudian harapan kami semoga anak-anak ini menjadi orang-orang yang berkualitas tinggi dihadapan Allah dan Rasul-Nya,” pungkas beliau saat menyampaikan harapan dan doanya kepada Jamiah Al-Qurra Dalwa.

Seusai sesi berenang berakhir, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan lainnya, perlombaan, palang pintu, pembacaan maulid, dan ditutup dengan nonton bareng (nobar) yang menghibur para santri. Dhimas/red

Comments