Bangil, Dalwa Berita – Book Party adalah sebuah kegiatan inspiratif yang diselenggarakan oleh LPM Dalwa Berita, memiliki tujuan menjadi wadah pengembangan literasi bagi para santri. Kegiatan ini tidak hanya mendorong peserta untuk membaca, tetapi juga untuk berdiskusi, berpikir kritis, dan saling bertukar ide.
Dengan demikian, Book Party hadir sebagai sarana untuk membentuk budaya literasi yang aktif di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan rutin harian Book Party, berupa penyediaan berbagai buku bacaan yang menarik untuk para santri.
Untuk semester ini, sesi terakhir diadakan pada Selasa sore, (13/01/2026), bertempat di Dalwa Café Syari’ah.
Diakhir semester ini, sekaligus menjelang Ujian Pondok Semester Akhir. Kegiatan Book Party menjadi momen istimewa yang menutup rangkaian kegiatan literasi dengan cara yang menyenangkan, sebelum para santri kembali fokus menghadapi ujian.
Antusiasme peserta dalam kegiatan ini sangat tinggi, mereka menyambut positif setiap program literasi yang diadakan, karena melihat ini sebagai wadah kreatif untuk meningkatkan kebiasaan membaca.
Salah satu peserta, al-Habib Ali as-Segaf bin Abdurrahman asal Jakarta, menyampaikan perasaanya setelah mengikuti kegiatan ini, “Saya sangat setuju kegiatan seperti ini karena menjadi wadah bagi para santri untuk rajin membaca.”
Selain itu, Ali juga menambahkan bahwa lokasi kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda dan mampu menarik perhatian, terutama bagi santri yang menyukai suasana santai sambil menikmati cemilan.
“Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para santri, karena diadakan di café, apalagi bagi mereka yang suka jajan,” ujarnya.
Book Party tidak hanya menyediakan buku bacaan, tetapi juga menghadirkan sesi sharing buku, diskusi panel, dan talkshow interaktif, sehingga setiap kegiatan berlangsung aktif dan menyenangkan.
Setiap peserta memiliki kesempatan untuk mengekspresikan pendapat, berdiskusi secara kritis, dan mendapatkan wawasan baru dari sesama santri maupun narasumber.
Kegiatan Book Party dijadwalkan akan kembali hadir menemani para santri di semester berikutnya, dengan berbagai inovasi menarik agar budaya membaca tetap hidup di lingkungan pesantren dan menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, Book Party berhasil menegaskan bahwa membaca bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, inspiratif, dan mendidik. Karena membaca bisa membuka wawasan dan cara pandang serta penyelesaian suatu masalah.
(Erwin/red)

Comments