beritaEvent PondokPondok Pesantren

Dari Mimbar ke Masyarakat, Muhadoroh Maidan Tempa Santri Menjadi Pewaris Dakwah

0

Bangil, Dalwa Berita– Pondok Pesantren Darullughah Wadd’awah menggelar Muhadoroh Maidan di lapangan Dalwa Pusat pada Ahad malam (26/7/2026). Kegiatan ini bertujuan melatih para santri agar mampu berdakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga melalui akhlak dan perilaku, supaya pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Habib Hasan al-Jufri, Ustaz Edy Mahmud, Ustaz Abdul Adzim, Ustaz Soim, dan Ustaz Mawahib. Ribuan santri tampak memadati lapangan dengan membawa makanan ringan dan minuman sebagai teman menyaksikan jalannya Muhadoroh Maidan. Suasana santai membuat para santri dapat mengikuti seluruh rangkaian acara tanpa merasa jenuh.

Muhadoroh Maidan kali ini mengusung tema “Mempelajari Biografi Para Ulama”. Dalam kesempatan tersebut, empat santri tampil dengan menggunakan empat bahasa berbeda, yakni bahasa Indonesia, Arab, Inggris, dan bahasa daerah.

Salah satu muhadir, Naufal Hamdi, yang menyampaikan ceramah dalam bahasa Indonesia, mengajak para santri agar meneladani perjalanan hidup para ulama. Dalam ceramahnya ia mengatakan.

“Tujuan kita mempelajari biografi para ulama ialah untuk memperdalam iman kepada Allah Swt.”

Muhadir asal Medan, Bayu, turut menyampaikan ceramah dengan menggunakan bahasa daerah. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan pentingnya mempelajari sejarah melalui ungkapan.

“Seseorang yang melupakan sejarah akan dituntut untuk mengulanginya lagi.”

Memasuki penghujung malam, rangkaian acara terus berlanggsung hingga sesi evaluasi. Para dewan juri memberikan kritik, masukan, dan saran kepada setiap muhadir sebagai bahan pembelajaran agar semakin baik dalam berdakwah di masa mendatang.

Jarum jam menunjukkan pukul 23:00 WIB ketika acara memasuki penutupan. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustaz Soim, kemudian dilanjtukan dengan sesi foto bersama antara para muhadir dan dewam juri sebagai penanda berakhirnya Muhadoroh Maidan malam itu.

Di balik suksesnya pelaksanaan Muhadoroh Maidan malam itu, ada berbagai perubahan dalam sistem pembinaan yang diterapkan oleh Q Dakwah semenjak kepungurusan dipimpin oleh Habib Ali Baharun. Hal tersebut disampaikan Al-Ustaz Abdul Adzim saat diwawancarai usai acara.

Dalam sesi wawancara, Al-Ustaz Abdul Adzim menjawab pertanyaan mengenai perkembangan Muhadoroh Maidan sejak berada di bawah koordinasi Q Dakwah yang dipimpin oleh Habib Ali Baharun.

“Perubaannya banyak sekali karna sudah terkenal di pesantren ini, semua tugas yang dipegang oleh Habibuna Ali bin Hasan Baharun, insyaallah jalan semua [berjalan dengan baik.”

Menurutnya, perkembangan tersebut tidak hanya terlihat dari penyelenggaraan kegiatan yang semakin tertata, tetapi juga dari antusiasme santri yang terus meningkat dalam mengikuti Muhadoroh Maidan.

Saat ditanya mengenai harapan Habib Ali Baharun terhadap Muhadoroh Maidaniyah, Ustaz Abdul Adzim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi para santri untuk mengasah kemampuan berdakwah.

“Harapan beliau, semoga latihan muhadoroh ini menjadi pintu dan menjadi bibit untuk melatih para santri agar memiliki kemampuan menyampaikan risalah kenabian.”

Menjawab pertanyaan mengenai harapan pribadinya, Ustaz Abdul Adzim mengungkapkan bahwa beliau berharap kegiatan tersebut mampu memberikan bekal yang bermanfaat bagi para santri.

“Kami sangat berharap bagaimana kedepannya para santri bisa mengmbil point-point utama yang kita terapkan di dalam latihan muhadoroh ini.” Arkan/red

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Willie Salim bersama Ustaz Derry Sulaiman Kunjungi Ponpes Dalwa

Previous article

Tak Hanya Bersilaturahmi, Ustaz Derry Sulaiman, Willie Salim dan Rombongan Tinggalkan Kesan Mendalam dari Dalwa

Next article

Comments

Leave a reply