Buku

Hadiah Santri untuk Negeri

0

Kontributor

M. Hariri

M. Badaly Manshuri

Kholid Lubis

M. Rizqi Hariyanto

Ahmad Shiddiq

Ubaidillah bin Bahri

M. Attila Wisly

M. Yusuf Suha

Maulana Saiboo

M. Gigih Rahmatullah

Ahmad Fauzi Harahap

Adi Shodiqin

M. Fathur Rizki

M. Rosikhon Rozi

Sy. Abu Bakar Watsiq

Raja Bentar Syaesar Ismail

Fadhlan Rian

Fajarrahr

Azrial Rahman M.

Maulidan Ahmad

M. Cordovi

Achmad Khoirun Nabil

Sy. Ahmad Alwi Assegaf

Abdul Khair

M. Fahri Yahya

Ahmad Ashar Basir

Atep Abdul Rohman

Destiovega Maezra

Gustiawan Arqi N.

M. Asrofi Asfahani

M. Taslim

"Sebuah buku spesial kemerdekaan RI ke-77 yang berisi kumpulan artikel, opini, cerpen dan puisi santri Ponpes Dalwa."
Admin
dalwaberita.com

Hadiah Santri untuk Negeri

Saya cukup terkejut ketika disodorkan naskah Hadiah Santri untuk Negeri, sebuah kumpulan tulisan para santri yang ditulis secara keroyokan ini. Menariknya, tulisan ini tidak hanya berupa artikel-opini, tetapi juga cerpen dan puisi. Boleh dikata, Hadiah Santri untuk Negeri ini benar-benar hadiah dari santri—dengan kemampuan menulisnya, baik sastra maupun non sastra, menghadiahkan berupa pesan cinta untuk Indonesia. – Dr. Asep Rahmatullah, M.Pd.

 

Setelah dijajah selama lebih dari 3 abad, Indonesia diberikan anugerah merdeka pada 17 Agustus 1945 M, bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H. Selama itu pula, para santri tidak pernah berhenti berkontribusi untuk negeri. Bahkan jauh sebelum merdeka, para santri dan ulama sudah lebih dulu eksis dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Maka tidaklah berlebihan, jika santri dengan komando ulamanya sudah mempersembahkan hadiah istimewa untuk bangsa dengan berbagai perjuangan yang berujung pada kemerdekaan. 

Indonesia merdeka bukan tanpa alasan, bukan pula hanya karena perjuangan dan pengorbanan, tapi sesungguhnya kemerdekaan Indonesia adalah bentuk dari rahmat Allah Ta’ala, sebagaimana dikatakan dalam UUD 1945, “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” 

Dalam rangka kemerdekaan ini, kami persembahkan hadiah istimewa melalui goresan pena yang tak akan pernah mati. Berbagai ungkapan hati melalui artike, opini, cerita dan puisi telah tertuang di buku ini untuk Indonesia yang lebih baik, tentu dengan tetap memegang teguh nilai-nilai islami. Inilah hadiah santri untuk negeri!

admin dalwaberita.com
Media informasi dan berita terpercaya seputar Ponpes Dalwa

Resepsi Pernikahan Sayid Hasan Al-Jufri dengan Putri Habib Ali Baharun Berlangsung Khidmat

Previous article

Mendekatkan Diri pada Rasulullah, Abuya Undang Ar-Ridwan untuk Bersholawat Bersama Santri

Next article

Comments

Leave a reply