Bangil, Dalwa Berita – Hampir satu bulan, santri Dalwa Pusat tidak dapat menggunakan fasilitas lapangan utama. Hal tersebut disebabkan adanya pengecatan ulang sehingga santri tidak diperbolehkan melintasi area lapangan selama proses pekerjaan berlangsung.
Sejak 5 September 2026, lapangan utama Dalwa Pusat yang berukuran panjang 46,11 meter dan lebar 29 meter tersebut diubah menjadi satu lapangan mini soccer dan tiga lapangan futsal. Masing-masing lapangan futsal memiliki panjang 29 meter dan lebar 15 meter, sementara area di sekeliling lapangan digunakan sebagai lintasan untuk aktivitas lari.
Tujuan utama pengecatan lapangan Dalwa Pusat adalah untuk meningkatkan semangat santri dalam berolahraga sekaligus memperindah lingkungan pondok.
Dalam proses pengerjaan proyek yang memakan dana sekitar 400 juta tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Pak Rahmat, salah satu pekerja pengecatan, mengaku kewalahan karena banyaknya aktivitas santri yang mengharuskan mereka berlalu-lalang di sekitar area pengerjaan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pak Rahmat terpaksa melakukan pengecatan pada waktu-waktu minim aktivitas, seperti saat dars pagi dan malam hari.
Tak hanya itu, desain lapangan juga sempat mengalami beberapa kali perubahan. Kondisi tersebut mengharuskan Habib Ahmad Ba’agil selaku arsitek Dalwa menentukan desain yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Pengerjaan ditargetkan rampung pada Rabu (30/9/2026). Davino/red

Comments