Bangil, Dalwa Berita- Suasana berbeda terlihat di lapangan utama Ponpes Dalwa, sudah 3 hari, lapangan yang biasa digunakan untuk berolahraga itu berubah menjadi pusat keramaian santri yang berburu makanan dan minuman.
Deretan stand pedagang berjajar di sisi lapangan, menawarkan beragam menu mulai dari gorengan, nasi goreng, es buah, hingga jajanan kekinian. Sejak siang, santri mulai berdatangan dan memadati area tersebut.
Rabu sore (24/06) tim Dalwa berita mencoba melihat keseruan para santri berburu makanan.
Perjalanan kami dimulai dari Gedung Binayah jadidah tempat kantor LPM Dalwa Berita berada dilanjutkan berjalan menuju area taman baca yang berada di sisi timur Masjid Baitul Ghoffar.
Di taman baca, kami melihat beberapa santri yang sedang menikmati makanan dari bazar. Di sudut lain, kami juga melihat sekumpulan orang berdiri melihat Mading-mading kreativitas santri yang sedang dilombakan.
Kami pun melanjutkan perjalanan hingga menjumpai gapura bertuliskan Bazar Muharrom Fest 1448 H.
Memasuki area bazar, riuh suara promosi dari suara penjual stan saling bersahutan, membelah kepadatan lautan manusia di area lapangan utama Ponpes Dalwa.
Bazar Muharram Dalwa ini sudah berlangsung sejak 3 hari yang lalu, tepatnya sejak hari Senin (22/06) hingga Rabu (24/06/2026).
Dibuka dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai pukul 13.00 hingga pukul 15.00 WIB, kemudian dilanjutkan setelah shalat Ashar hingga pukul 17.00 WIB. Sesi terakhir dibuka kembali setelah kegiatan malam, sekitar pukul 20.30 hingga 22.00 WIB.
Di tahun ini panitia menyediakan 11 tenda dengan 21 stand yang menyajikan beragam kuliner. Pilihannya mulai dari makanan berat seperti nasi Jawa, nasi goreng, dan nasi mandhi, hingga makanan ringan seperti bakso pentol, roti maryam, seblak, dan beragam makanan lainnya. Berbagai minuman beraneka rasa juga turut melengkapi pilihan pengunjung. Pengunjung pun terlihat sangat antusias dengan kegiatan tersebut.
Bazar Muharram ini merupakan serangkaian dari pada perhelatan Muharram Fest 1448 H. yang sudah dimulai sejak 1 Muharram lalu. Dimulai dari pembacaan doa awal dan akhir tahun, minum susu bersama, pawai obor, dan beberbagai jenis perlombaan yang diadakan untuk menyemarakkan tahun baru Islam seperti hias rayon, lomba buat Mading kreativitas terbaik, lomba tari Zaffin, lomba Nasyid (nyanyi) Islami hingga fashion show.

Langkah kami terhenti ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Quran dari speaker yang menandakan Azan Maghrib sudah didepan mata.
Kami pun melanjutkan penjelajahan kami mengelilingi area bazar pada malam harinya.
Sekitar pukul 20.30 kami kembali mengunjungi arena bazar, tapi tidak lagi ke stand makanan melainkan berkeliling rayon-rayon yang indah karena di hias.
Setelah mengelilingi rayon, kami pun berjalan menuju lapangan utama guna menyaksikan penampilan dari Munsyid terkenal asal Mesir yakni Mostafa Atef yang menjadi penutup pada Muharram Fest 1448 H. ini.


Comments