beritaEvent PondokKampusPondok Pesantren

Seminar Internasional UII Dalwa Bahas Tantangan Pemikiran Umat di Era Modern

0

Bangil, Dalwa Berita – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) menggelar seminar internasional bertema “Apakah Kita Umat yang Berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis atau Umat yang Berlandaskan Pemikiran Semata?” pada Senin sore (13/7/2026). Seminar yang berlangsung di Lantai 9 Mabna Abuya tersebut menghadirkan Rektor Universitas Syekh Ahmad Kaftaro, Suriah, Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf, sebagai pemateri.

Seminar ini dihadiri oleh sivitas akademika UII Dalwa, mulai dari mahasiswa program Strata 1 (S-1), Strata 2 (S-2), dan Strata 3 (S-3), hingga para dosen yang turut menghadiri kegiatan tersebut.

Peserta mengikuti seminar internasional bersama Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf di Pondok Pesantren Dalwa.

Peserta mengikuti seminar internasional bersama Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf di Pondok Pesantren Dalwa.

Pihak panitia mengungkapkan bahwa seminar ini dilatarbelakangi oleh permintaan Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf untuk menggelar forum dialog interaktif bersama para mahasiswa.

“Permintaan dari beliau agar diadakan dialog dengan para mahasiswa,” ungkap Ustaz Abdurrahman Fahmi, selaku penanggung jawab acara.

Beliau juga menjelaskan bahwa kunjungan Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf ke Ponpes Dalwa merupakan bagian dari safari dakwah beliau di Indonesia atas rekomendasi Syekh Dr. Mahir Hasan Al-Munajjid, salah seorang staf pengajar di Ponpes Dalwa.

“Beliau mengunjungi beberapa pesantren atas rekomendasi Syekh Mahir,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa salah satu strategi untuk melindungi pemikiran umat di tengah maraknya perang intelektual adalah kembali kepada pemahaman yang benar sebagaimana telah diinstruksikan oleh para ulama salaf.

Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf menyampaikan materi dalam Seminar Internasional di Pondok Pesantren Dalwa.

“Kita bertafakkur untuk merujuk kepada sejarah, bagaimana ulama kita terdahulu dalam menghukumi sesuatu menggunakan akal sehat,” jelasnya.

Dalam sesi wawancara, Prof. Dr. Syekh Muhammad Syarif Ash-Shawwaf menjelaskan alasan mengapa banyak santri dan pelajar ilmu agama pada masa kini belum mampu mengimbangi atau mencapai pemahaman para ulama salaf.

“Yang sangat disayangkan, kita membaca  [kitab] tanpa memahami. Kita membaca tanpa mendalami sehingga kita tidak bisa sampai pada inti bacaan yang telah diperoleh oleh ulama salaf,” jelas beliau kepada anggota Pers Dalwa Berita.Dafa/red

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

UII Dalwa Terima Kunjungan Benchmarking Kopertais Wilayah XIV Mataram

Previous article

Comments

Leave a reply