beritaKampusTaslim

Buat Indonesia Makin Cakap Digital, KOMINFO RI Ajak Kaum Santri Ikut Andil

0

Bangil, Dalwa Berita – Tim Literasi Digital Sektor Pendidikan KOMINFO RI datang ke UII Dalwa untuk berkolaborasi dalam rangka membuat Indonesia makin cakap digital, Jumat siang (7/7/2023), Rushaifah Room, Dalwa Hotel Syari’ah.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Tim Literasi Digital sektor Pendidikan KOMINFO RI, Bambang Tri Santoso kepada Dalwa Berita saat diwawancara.

“Dalam rangka kedatangan saya ini, ya dalam rangka kolaborasi itu. Kami harus berjejaring dengan Gus Novi (Novianto Puji Raharjo, Dekan Fakultas Dakwah UII Dalwa) misalnya, teman-teman digital, teman-teman ahli TIK dan komunitas lain yang bisa bersama-sama menyelenggarakan kegiatan bersama. Jadi kolaborasi ini bukan hanya kegiatan KOMINFO, tetapi merupakan kewajiban kita bersama untuk sama-sama membuat Indonesia makin cakap digital.” ungkapnya.

Kegiatan kolaborasi tersebut merupakan program pemerintah dan langsung dorongan dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo. Pak Bambang mengatakan hal tersebut dengan alasan KOMINFO RI tidak bisa bergerak sendiri, harus membangun banyak kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kita itu, kan literasi digital, ini kan program pemerintah yang didorong oleh presiden dan memang ini telah kita jalankan sama-sama. Dalam hal ini, KOMINFO tidak pernah sendiri, harus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta,” lanjutnya.

Beliau juga percaya bahwa kaum santri bisa ikut bergelut di bidang literasi digital. Walaupun mereka tidak memakai handphone, tapi ilmu teknologinya sudah maju dengan pengelolaan yang beliau anggap profesional.

“Percaya kalau santri bisa. Di beberapa perguruan tinggi kemarin yang saya datangi, mereka IT-nya sudah maju-maju, misalnya seperti di Jawa Timur pesantren dan perguruan tinggi tertentu yang mereka punya media komunikasi meskipun tidak membawa hp di pesantren, tapi dia mempunyai media yang di luar sana bisa menyuarakan apa-apa saja kegiatan yang di dalam pesantren, dan itu di kelola dengan profesional,” ucap beliau.

Lebih lanjut, beliau berharap kaum santri menjadi garda terdepan dalam memenuhi konten-konten positif di media sosial. Jika itu terjadi, kaum santri bergerak bersama pemerintah akan menjadi pergerakan yang sangat luar biasa.

“Kami berharap kaum santri ini jadi garda terdepan untuk memenuhi konten positif, karena seperti yang kita tahu, di dunia maya kita termasuk Indonesia, dibanjiri konten-konten negatif dan itu datang dari luar dan banyak juga yang datang dari Indonesia sendiri. Artinya, kalau masyarakat santri yang masyarakat muslim terbesar dan mungkin juga terbanyak, kalau bergerak bersama untuk melawan berita hoax, konten-konten negatif, saya kira ini kekuatan yang besar dan ini belum digerakkan kalau ini bisa digerakkan bersama pemerintah, ini menjadi suatu pergerakkan yang sangat luar biasa,” harap beliau.

Dari kolaborasi tersebut lahir MoU antara KOMINFO RI dengan Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah.Taslim/red.

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Kuatkan Ikatan Alumni Dalwa, Al-Hasaniyah Adakan Liga Al-Hasaniyah Cup 2023

Previous article

Peringati Hari Pustakawan, HMPS SPI Adakan Perpustakaan Terbuka

Next article

Comments

Leave a reply