Bangil, Dalwa Berita- Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) menerima kunjungan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A., dalam kegiatan Seminar Pembinaan Kelembagaan pada Kamis (2/7/2026).
Kunjungan yang bertempat di Lantai 9 Mabna Abuya Hasan tersebut disambut langsung oleh jajaran Wakil Rektor, dosen, serta sivitas akademika UII Dalwa.
Dalam kesempatan itu, Prof. Sahiron menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, peningkatan kompetensi dosen, khususnya dalam penguasaan bahasa, kemampuan penelitian, dan pengembangan karier akademik, akan berdampak langsung terhadap kualitas mahasiswa.
“Dalam kegiatan ini kami menyampaikan bahwa perlunya peningkatan SDM, bukan hanya mahasiswa, tetapi juga dosen. Kemampuan bahasa, penelitian yang baik, dan pengembangan karier perlu terus ditingkatkan. Jika hal ini dilakukan, manfaatnya akan dirasakan oleh mahasiswa sehingga mereka menjadi lulusan yang berkualitas,” ujarnya.
Selain membahas penguatan SDM, Prof. Sahiron juga memperkenalkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta. Ia menjelaskan bahwa kurikulum tersebut dirancang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt. sekaligus memperkuat rasa kasih sayang dan penghormatan kepada sesama manusia.
“Kurikulum Berbasis Cinta adalah kurikulum yang dirancang agar kita mencintai Allah Ta’ala dan menumbuhkan mahabbah kepada sesama manusia.”
Menurutnya, implementasi kurikulum tersebut diwujudkan melalui budaya saling menghormati antara dosen dan mahasiswa, antarmahasiswa, serta terciptanya lingkungan akademik yang bebas dari perundungan dan segala bentuk kekerasan.
Di akhir pembinaan, Prof. Sahiron berharap UII Dalwa terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, dan berkembang menjadi perguruan tinggi swasta yang bertaraf internasional.
“Harapan kami, Dalwa terus maju, terus meningkatkan kualitasnya, dan menjadi universitas swasta yang bertaraf internasional,” tutupnya.
(Adibun/red)

Comments