Salah satu pertanyaan yang timbul saat adanya program double degree adalah bagaimana nasib kelas diniyyahnya yang di Dalwa? Ulang kelas atau ada keringanan?
Bangil, Dalwa Berita- Setelah dinyatakan lulus dari berbagai pengetesan program unggulan Double degree seperti tes baca kitab, bahasa Arab, dan hafalan Al-Quran, Tahun ini UII Dalwa melepas 25 mahasiswanya untuk memperdalam ilmu di Universitas Al Wasthiyah, Yaman.
Sistem kebut dua gelar dalam satu periode studi ini merupakan kali pertama untuk UII Dalwa mengawali jalinan hubungan Internasional. Bekerja sama dengan Al Wasthiyah, UII Dalwa akan menaruh harapan lebih kepada mahasiswanya dalam pengembangan dan perluasan ilmu yang ada di Ponpes Dalwa ataupun UII Dalwa.
Studi yang mereka jalankan di Al Wasthiyah untuk memperdalam ilmu memakan waktu selama 2 tahun, sedangkan mereka sebelumnya masih memiliki kelas diniyyah tersendiri di Ponpes Dalwa. Maka pertanyaannya, Bagaimana nasib kelas diniyyah mereka kedepannya?
Ditemui oleh Pers Dalwa Berita di lantai 7 Mabna Abuya Hasan Baharun Ahad (30/8/2026) seusai pelepasan mahasiswa Double Degree, Ketua Penanggung Jawab Program Double Degree UII Dalwa, Dr. Sulthon, M.Pd. mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah memiliki izin dari pihak terkait.
Dalam penjelasan yang disampaikan, bahwa setelah kepulangan mereka dari Yaman kelas diniyyah yang dijalani di Dalwa akan disamakan seperti teman-teman mereka semasa ditinggalkan.
“Untuk diniyyahnya kemarin kita sudah izin kepada Ustaz Qoimuddin [Ketua Bagian Tarbiah}, jadi ketika mereka kembali mereka mengikuti kelas bersama teman-teman mereka yang mereka tinggalkan, jadi mereka di sini dianggap aktif belajar” ujar beliau.
Begitu juga bagi mereka yang seharusnya mengikuti program penugasan ke berbagai daerah (SPM) maka tidak akan ada pengulangan dari pihak pondok. Dhimas/red

Comments