beritaEvent Pondok

Final Orda 1442 H, USFC keluar sebagai Juara

0

Bangil, Dalwa Berita– Rabu malam (26/5/2021). Olimpiade Ramadhan Dalwa (ORDA) memasuki babak final. Terdapat empat tim bola yang bertemu di babak ini. Pertandingan pertama, Ashabul Qurroh FC melawan tim Habib Alwi FC yang memperebutkan juara 3. Setelah mendapat waktu tambahan dan melakukan tendangan penalti. Skor yang awalnya imbang 8-8, setelah mencetak 4 gol penalty. Tim Habib Alwi FC keluar menjadi juara 3.

Di babak kedua. Tim Ustadz Segaf Baharun (USFC) harus berhadapan tim anak beliau sendiri, Habib Ahmad bin Segaf Baharun (HAFC). Para santri sangat antusias menonton pertandingan final yang memperebutkan juara 1 dan 2 ini. Walau pertandingan final ini berakhir pukul 01.23 WIB dini hari. Tapi para santri tetap rela menunggu hasil akhir pertandingan dari tim USFC, yang merupakan ustadz favorit para santri Dalwa putra dan putri.

Pertandingan babak kedua sama sengitnya dengan babak pertama. Terjadi kesamaan skor 6-6 untuk kedua tim. Namun sebelum peluit akhir dibunyikan. Sebuah gol tercetak dari tendangan pemain tim H USFC. Bola yang ditendang oleh Habib Muhammad bin yahya tersebut, mengenai salah satu tubuh pemain lawan yang menghadang tendangan keras itu. Menyebabkan bola terpantul dan masuk ke gawang tim HAFC. Pertandingan berakhir dan dimenangkan oleh tim HAFC dengan skor 7-6.

“Pertandingan pada malam hari ini sangat sportif, saling bersaing, tapi kami juga saling memaafkan. Ada nilai pendidikan yang luar biasa dapat diraih disana.  Dimana kondisi tim kami, tempatnya orang-orang yang tua. Tapi kita tetap yakin dan terus berusaha hingga akhirnya kami menang. Hal ini dapat mengajarkan kepada anak-anak semuanya, bahwa  jika kita berusaha kita pasti bisa,” pidato Habib Segaf Baharun, peraih top skor score pertandingan final bola Orda 1442 H.

Alhamdulillah, kita juga bangga dengan anak kami, sebagai panitia penyelenggara sudah dapat membuat acara dengan baik. Karena kita mengajarkan mereka agar dapat berdakwah di segala lini. Sebagai apapun bisa. Karena kita dakwahnya luas, bukan hanya pada masyarakat, mahasiswa, petani. Bahkan seniman juga para olahragawan mereka juga masuk dalam sasaran dakwah kita. Sehingga jika mereka sudah senang dengan kita karena adanya kesamaan, saat itulah kita mulai berdakwah,” tambah beliau saat menyampaikan kalimat sambutan dari tim pemenang.

”Saya sangat senang menonton pertandingan final yang epic ini. Ngak rugi nonton sampe jam satu lebih.” Ungkap Akbar Fauzan, santri SPM tahun ini yang menonton.

“Pertandingan tadi sungguh menakjubkan, menegangkan, perfect pokoknya, dimana ayah dan anak bertemu di final, dimana keduanya juga sama-sama memiliki tim yang bagus,” ucap Habib Quraisy As-seggaf saat diwawancarai oleh tim Dalwa Berita di lapangan utama Ponpes Dalwa putra Raci. Azhar/Red.

admin dalwaberita.com
Media informasi dan berita terpercaya seputar Ponpes Dalwa

Pilpres BEM IAI Dalwa 2021

Previous article

Lepas 296 Santri Kibar, 135 Pondok Dari Berbagai Daerah Datang Menjemput

Next article

Comments

Leave a reply