Bangil, Dalwa Berita – Ponpes Dalwa kembali mendapatkan kunjungan Istimewa dari seorang Muhaddis asal Maroko, Syekh Abdul Qodir Al-Kattani, pada Senin malam (26/01/2026).
Syekh Abdul Qadir menjadi narasumber utama pada acara seminar ”Orientasi ilmu Hadist di masa kini”.
Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa ilmu hadist itu sangat penting untuk dipelajari oleh para santri, karena saat ini para ulama yang bisa mengkategorikan suatu hadis ke dalam aspek shohih, hasan, atau dhoif telah selesai masanya.
Tidak hanya itu, ilmu hadis juga tetap menjadi disiplin ilmu yang sangat penting untuk dipelajari karena dua faktor utama.
Pertama, secara garis besar penetapan hukum syariat berlandaskan pada beberapa sumber, di mana hadis Nabawi menempati posisi kedua setelah Al-Qur’an. Kedua, dalam praktik pengamalan sehari-hari, hadis justru menempati posisi pertama sebagai pedoman umat Islam.
“70% hukum syariat itu berlandaskan dari pemahaman yang diambil dari hadist Nabawi,“ jelas beliau.
Beliau menambahkan bahwa dalam Al-Qur’an tedapat kaidah-kaidah pokok, seperti keimanan dan hukum-hukum yang masih bersifat global. Oleh karena itu, Rasulullah juga membawa hadis-hadis yang mengandung hukum-hukum syariat sebagai penjelasan dan penjabaran yang bersumber dari intisari Al-Qur’an.
“Tidaklah beliau berbicara semaunya, melainkan seluruh ucapannya ialah wahyu yang Allah turunkan,” jelas beliau
Dalam kunjungan kali ini, beliau mengaku sangat senang dan bahagia ketika diajak oleh Habib Abbas Al-Haddad untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Dalwa.
“Saya sangat senang tatkala melihat para santri bisa munaqhosyah antara satu sama lain, dan bisa mengambil faedah dan menyebarkannya kepada temannya,“ tukas beliau kepada Pers Dalwa Berita.
(Daffa/red)

Comments