ArtikelArtikelGustiawanKolom

Berikut Doa Nisyfu Sya’ban Ala Ponpes Dalwa

0

Bangil, Dalwa Berita – Sya’ban adalah bulan mulia. Sebagai mana yang tercantum dalam sejarahnya, bulan Sya’ban sudah dinisbatkan oleh Rasulullah kepada dirinya sendirinya. Dalam sabdanya beliau berkata

رَجَبُ شَهْرُ اللهِ، وَشَعْبَانُ شَهْرِي، وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي

“Rojab syahrullah, wa sya’ban syahri, wa romadhon syahru ummati”

“Rajab itu bulan Allah, Sya’ban itu bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku.”

Setlah Rajab kita lewati, Sya’ban akan kita pijaki. Waktu adalah lebar kehidupan bagi manusia yang berwarna putih. Adapun amal yang dilakukan akan menjadi cacatan perjalanan dari manusia itu sendiri.

Sya’ban adalah bulan yang mulia. Meski tidak diwajibkan untuk berpuasa, Rasulullah telah menjelaskan kemuliaan bulan ini dengan sabdanya. Juga di dalam bulan ini terdapat suatu momentum di mana 300 pintu rahmat Allah buka selebar-lebarnya. Akan diampuni dosa para pendosa dan akan dikabulan semua hajat. Momen itu akan terjadi tepat di pertengahan bulan Sya’ban yang terkenal dengan Nisyfu Sya’ban.

Tentunya, dalam momen berharga tersebut, sudah seharusnya bagi kita untuk meningkatkan amal ibadah serta panjatan doa kepada Sang Maha Pemurah. Jika boleh, penulis akan menjabarkan kegiatan serta doa khusus yang dibaca oleh Ponpes Dalwa dalam momen Nisyfu Sya’ban tersebut.

Ketika sudah memasuki Nisyfu Sya’ban, seluruh santri dan dewan guru Ponpes Dalwa dikumpulkan di suatu tempat, bisa di masjid atau di lapangan. Nah, di situlah kita membaca doa yang tertera di kitab Dalil Muslim karangan Abuya Al-Habib Hasan bin Ahmad Baharun (Pendiri Ponpes Dalwa).

Doa tersebut di baca 3 kali dengan 3 kali pembacaan surah Yasin. Setelah membaca Surah Yasin, dilanjutkan dengan pembacaan doa tersebut. Begitulah hingga 3 kali berturut turut. Adapun doa yang dibaca sebagai berikut;

“Bismillahirrohmanirrohim. Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alayka ya dzal jalali wal ikrom ya dzat thuli wal in’am. La ilaaha illaa anta dzohrol laajiin, wa jaarol mustajiiriin, wa amaanal khooifiin. Allahumma in kunta katabtani ‘indaka fi ummilkitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw muthoridan aw muqraron ‘alayya firrizqi, famhullahumma bifadhlika fi ummil kitaabi syaqowati, wa hirmaani, wa thordii, wa iqtaro rizqii. Wa atsbitni ‘indaka fi ummil kitabi sa’iidan marzuuqon muwaffaqon lilkhoiroot, fainnaka qulta wa qoulukal haqqu fi kitaabikal munazzal, ‘ala lisani nabiyyikal mursal, yamhullaahu maa yasyaa’u wa yutsbitu wa ‘indahu ummul kitabi ilaahi bittajallil a’dzom fii laylatin nisyfi min syahri sya’baanal mukarrom, allati yufroqu fiihaa kullu amrin hakiimin wa yubromu. Ishrif ‘anni wa ‘anil mukminiina minal balaa’I maa a’lami wa maa laa a’lamu wa maa anta bihii a’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuubi birohmatika yaa arhamarroohimiina. Wa shollollaahu ‘ala sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wasallam. Walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin”

Sekian, semoga bermanfaat🙏😊.Gustiawan/red.

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Kominfo Ajak Santri Berantas Situs Negatif

Previous article

Mengenal Habib Ahmad, Sapuro, Pekalongan dan Habib Muhammad bin Thohir Al-Haddad, Tegal

Next article

Comments

Leave a reply