beritaGustiawan

Dinilai Kurang Efektif, Program Tahfiz Dalwa 4 Terapkan Sistem Baru

0

Bangil, Dalwa Berita – Dikabarkan bahwa Dalwa 4 yang dikhususkan untuk program tahfizul Qur’an merombak sistemnya. Prombakan ini dilakukan demi menyelaraskan antara program tahfiz dengan program pusat.

“Program Pusat sendiri itu sudah penuh, apalagi ditambah lagi dengan tahfiz, itu nambah beban. Jadi kita buat sistem agar program pusat dan tahfiz tidak berbenturan,” ucap Ustaz Mahbubi selaku Ketua Pelaksana Tahfizul Qur’an Dalwa 4.

Sistem baru ini telah berjalan sekitar 1 bulan terhitung sejak 24 Mei 2023.

Sebelum perombakan, santri melakukan murojaah secara bersama dan dengan juz yang sama. Juga, mereka diwajibkan untuk mengulangi hafalannya 2 juz dalam satu hari. Ia menyebut, sistem terdahulu dinilai kurang efektif, karena para santri tidak memiliki waktu yang cukup untuk menghafal.

“Kalau dulu muroja’ah itu bareng-bareng. Satu juz pagi, satu juz siang. Kapan mereka menghafal buat, sedangkan waktunya gak ada,” lanjutnya ketika diwawancara Dalwa Berita pada Kamis (1/6/2023).

Sekarang, santri tahfiz melakukan muroja’ah-nya sendiri-sendiri. Sedangkan untuk jadwalnya, pengurus menetapkan hari Ahad, Selasa dan Kamis untuk muroja’ah, sedangkan tafwid di hari Sabtu, Senin dan Rabu.

“Sekarang ini sistem muroja’ah nya sendiri-sendiri. Jadi kita berikan mereka waktu untuk muroja’ah dan tafwid dan itu gak ada tahun kemarin,” jelasnya.

Senin dan Rabu dijadwalkan untuk setoran hafalan baru. Dalam pelaksaannya, santri dibagi menjadi perkelompok yang yang berisi 10 orang. Di waktu pagi 5 orang menyetor hafalan baru, sedangkan sisanya menyiapkan untuk siang nanti.

Dahulu santri melaksanakan muroja’ahnya secara berkolompok sesuai dengan jumlah hafalannya, sedangkan sekarang, santri melakukan muroja’ahnya di kamar masing-masing. Dari hal tersebut, terjadi jumlah keterlambatan santri dalam program muroja’ah.

“Dulu itu firqoh-firqoh. Kita kelompokkan sesuai dengan jumlah hafalan juznya, jadi membutuhkan waktu lama karena perpindahan. Kalau sekarang kita rubah muroja’ah itu per kamar. Alhamdulillah meminimalisir keterlambatan,” pungkasnya.

Hari Ahad, Selasa, dan Kamis dijadwalkan untuk muroja’ah. Dalam muroja’ah santri diwajibkan mengulang hafalan yang ia rasa kurang lancar.

Adapun kadar wajib bagi santri untuk menyetor hafalan baru yaitu sebanyak setengah halaman, sehingga dalam satu minggu santri menambah hafalannya sebanyak satu setengah halaman saja. Hal ini membedakan tahun kemarin yang mana santri wajib menambah hafalannya tiap hari.

“Kita wajibkan satu kali setor itu minimal setengah halaman, jadi dalam satu minggu mereka punya menambah hafalan sebanyak satu setengah halaman,” ucapnya.Gustiawan/red.

admin dalwaberita.com
Media Informasi dan Berita Terpercaya Seputar Ponpes Dalwa

Festival Iedul Adha Ditutup Dengan Nyate Bersama

Previous article

Pelajari Sistem Pesantren, Ponpes Nurul Fata Jadikan Dalwa sebagai Rujukan

Next article

Comments

Leave a reply